Home / Polkam / Penggantian Calon Komisioner KPU Kabupaten/kota Diprotes

Penggantian Calon Komisioner KPU Kabupaten/kota Diprotes

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

RDP komisi I dan KPU NTT

NTTTERKINI.COM, Kupang – Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI diduga secara sepihak mengganti sejumlah nama calon anggota komisioner KPU kabupaten/kota di Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk mengikuti fit and propertest yang merupakan tahap akhir dari seleksi anggota KPU Kabupaten/kota.

Hal itu terungkap saat Rapat dengar pendapat (RDP) antara KPU NTT, Timsel anggota KPU dan Komisi I DPRD NTT, Selasa, 29 Januari 2019.

Sebelumnya timsel anggota Kabupaten/kota telah menyerahkan 10 nama calon komisioner setiap kabupaten/kota ke KPU RI untuk dilakukan fit and propertest. Namun nama yang diikutkan dalam fit and propertest beberapa telah diganti.

“Ada sejumlah nama calon anggota KPU yang diserahkan ke KPU RI yang dicoret dan tidak berhak ikut fit and propertest,” kata Sekretaris KPU NTT, Ubaldus Gogi kepada media ini.

Baca Juga :  Berdebat, Pansus Perwali Tunda Keluarkan Rekomendasi

Dia mengaku penggantian calon komisioner terjadi hampir di semua kabupaten di NTT, hanya Sabu Raijua dan Sumba Barat yang belum dilakukan fit and propertest, karena masih ada persoalan. “Ada kabupaten yang diganti satu sampai dua orang,” katanya.

Penggantian itu, menurut dia, mungkin setelah dilakukan kros cek yang bersangkutan bermasalah.

Salah satu timsel komisioner KPU kabupaten/kota, Selvi Fanggidae membenarkan adanya penggantian sejumlah calon komisioner, seperti yang terjadi di Sumba Barat Daya. Dimana lima calon komisioner yang diluluskan timsel diganti, tanpa pemberitahuan.

“Kami menilai KPU tidak hormati etika komunikasi dalam pengambilan keputusan,” tegasnya.

Dia juga menyayangkan perubahan oleh KPU dilakukan setelah hasil seleksi diumumkan ke publik. Padahal mereka sudah berada di Kupang, dan siap mengiktui fit and propertest. “Harusnya KPU mempertimbangkan kondisi geografis NTT yang kepulauan,” katanya.

Baca Juga :  Laka Lena Hampir Pasti Jadi Plt Ketua Golkar NTT

Ketua Komisi I DPRD NTT, Proklamasi Ebu Tho mengatakan pihaknya bersama timsel dan pemerintah provinsi akan menemui KPU RI guna mempertanyakan masalah ini. “Kami akan ke Jakarta guna mempertanyakan gal ini,” tegasnya.

Sesuai jadwal komisioner KPU di 20 kabupaten/kota akan dilantik pada 2 Februari 2019 di KPU Pusat. (Ado)

Share Button

Komentar ANDA?

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]