Home / Sosbud / Penghuni Lapas Anak Ikut Pelatihan Ketrampilan

Penghuni Lapas Anak Ikut Pelatihan Ketrampilan

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

alex dimoeNTTTERKINI.COM, Kupang – Sebanyak 15 orang penghuni Lapas Anak Kupang bersama pembina Lapas Anak Kupang diikutsertakan dalam kegiatan Workshop dan Pelatihan Ketrampilan dengan thema Dari Balik Jeruji Lapas Siarkan Damai yang diinisiasi oleh LSM American Freinds Service Committee, Rumah Perempuan Kupang, Yayasan Tanpa Batas, Kompak, CIS Timor, dan Peace Jurnalis Comunity Kupang (PJCK).

“Ada 15 anak binaan dan sejumlah petugas yang akan dilatih oleh PJCK,” kata Alex Dimoe dari PJCK saat pembukaan workshop di aula Lapas Anak Kupang, Jumat 7 Juni 2013 lalu.

Digelarnya workshop ini dalam rangka melakukan pemetaan terhadap minat dan bakat dari 15 penghuni Lapas Anak beserta pembina yang mana pasca worshop diharap akan dibentuk kelompok pelatihan yang akan mengikuti pelatihan tentang fotografi, pembuatan film, tulisan berperspektif gender, pembuatan website dan perbengkelan.

Baca Juga :  Sehat itu “ PILIHAN” bukan “ KESEMPATAN” (2)

Disamping itu pasca pelatihan ketrampilan akan dilakukan pembuatan website untuk Lapas Anak Kupang yang nantinya dikelola oleh pegawai Lapas dengan tujuan bisa menyampaikan informasi tentang berbagai kegiatan positif di Lapas Anak Kupang.

Menurut dia, kegiatan yang digelar merupakan tindaklanjut dari pertemuan terdahulu. “Kita menjaring apa yang menjadi keinginan penghuni Lapas Anak,” katanya.

Kegiatan pelatihan akan dilakukan selama tiga bulan sejak Mei hingga September dan kegiatan yang ada akan dibuat film dokumenter tentang anak Lapas hasil diserahkan kembali ke Lapas Anak.

Publik Officer (PO) AFSC, Andhi Funu mengatakan minat dan bakat dari penghuni Lapas bisa dikembangkan lewat pembelajaran, sehingga bisa memberi manfaat, dimana ketika keluar Lapas ada bekal berupa ketrampilan yang bisa digunakan kelak.

Baca Juga :  Aspirasi Disabilitas Belum Di Akomodir Pemerintah

“Kami merasa ini penting untuk dikerjakan bersama sehingga ini menjadi motivasi untuk berkembang menuju kemandirian untuk menjadi lebih baik,” katanya.

Kasie Pembinaan Lapas Anak Kupang, Abu Salim mengatakan Lapas Anak membuka diri terhadap pers yang penting demi pembaharuan. “Semoga kedepan bisa bertemu lagi dalam hal membangun kemandirian bagi penghuni Lapas Anak,” katanya.

Penghuni Lapas Anak mencapai 41 orang yang terdiri dari tahanan 3 dengan kasus yang menonjol yakni asusila mencapai 95 persen disusul kasus pencurian ringan seperti curi sendal dan bawang, kasus pembunuhan, dan kasus lakalantas. (Ado)

Komentar ANDA?

Tags : # # #

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]