Home / Polkam / Peringati Hari Antikorupsi, Mahasiswa di Kupang Unjuk Rasa

Peringati Hari Antikorupsi, Mahasiswa di Kupang Unjuk Rasa

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]
ilustrasi

ilustrasi

NTTTERKINI.COM, Kupang – Puluhan mahasiswa di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), 9 Desember 2013 menggelar aksi unjuk rasa di Mapolda dan Kejaksaan Tinggi setempat menuntut penuntasan kasus korupsi yang masih berulang tahun.

Unjuk rasa mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kupang ini dalam rangka memperingati hari anti korupsi yang jatuh pada 9 Desember 2013.

Dalam tuntutannya mahasiswa menuntut polisi dan kejaksaan segera menuntaskan sejumlah kasus dugaan korupsi yang sudah ditangani selama bertahun-tahun, namun belum tuntas.

Kasus itu, diantaranya dugaan kasus korupsi pendidikan luar sekolah (PLS) di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (PPO) senilai Rp 77 miliar yang kini juga dibidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). “Kasus itu sampai sekarang belum dituntaskan. Kami pertanyakan sejauh mana penyelesaian kasus ini,” kata Yopi, koordinator aksi.

Baca Juga :  DPRD NTT Dorong Warga Terlibat Penganggaran

Selain itu, kasus dugaan korupsi di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Manggarai Timur sebesar Rp21 miliar dan Dinas Pertanian sebesar Rp4 miliar. “Kami menuntut agar kasus korupsi yang ditangani penegak hukum segera dituntaskan,” katanya. Kasus lainnya yang menjadi perhatian mahasiswa yakni di Dinas PPO Kota Kupang yang melibatkan mantan wali kota Daniel Adoe.

Jaksa Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur Oscar Riwoe yang menerima pengunjuk rasa mengatakan penanganan perkara di kejaksaan tinggi dan kejaksaan negeri di seluruh daerah itu dilakukan secara terbuka. “Kami akan koordinasi untuk menanyakan penanganan kasus-kasus dugaan korupsi ini,” katanya. (Ado)

Komentar ANDA?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]