Home / Polkam / Pilkada Sikka, Stef- Bheri Daftar PKP Indonesia Sikka

Pilkada Sikka, Stef- Bheri Daftar PKP Indonesia Sikka

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]
Stef saat mendaftar ke PKPI Sikka

Stef saat mendaftar ke PKPI Sikka

NTTTERKINI.COM, Maumere – Pasangan Bakal Calon Bupati- Wakil Bupati Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) Fransiskus Stephanus Say dan Kasimirus Bhara Bheri, Senin, 5 Juni 2017 mendaftar di PKP Indonesia Sikka.

Fransiskus Stephanus Say merupakan kader Partai Gerindra, yang kini dipercayakan sebagai Wakil Ketua DPRD Sikka. Sementara Kasimirus Bhara Bheri adalah kader Partai Kebangkitan Bangsa.

Pasangan bakal calon ini yang kedua mendaftar di PKP Indonesia, sebelumnya, balon Bupati-Wakil Bupati Sikka Yohanes Eripto Marviandi- Simon Subandi Supriadi. Pasangan ini merupakan perpaduan dari Partai Gerindra dan PKP Indonesia.

Saat mendaftar ke PKPI Sikka, Steph Say dan Kasimirus Bhara Bheri tiba diantar sejumlah tim kerja dan keluarga. Pendaftaran diterima Ketua Panitia Vicky da Gomez, didampingi Yoseph Fransiskus, Monika da Silva, Agustinus Nong, dan Boni Makalo.

Baca Juga :  Hari Ini, Lima Kabupaten Gelar Pilkada Serentak

Stef Say mengatakan dirinya bersama Bhara Bheri mendaftar ke PKP Indonesia, bukan karena untuk melengkapi syarat pencalonan akumulasi jumlah kursi. Tetapi, beralaskan kesamaan misi dasar antara Partai Gerindra dan PKP Indonesia. Gerakan Indonesia Raya melalui Gerindra akan sangat berwibawa, jika disandingkan dengan keadilan dan persatuan.

Tentang niatnya menjadi Bupati Sikka, keponakan mantan Bupati Laurensius Say ini mengatakan manajemen pemerintahan di Kabupaten Sikka saat ini kurang baik. Distribusi tugas dan kewenangan antara bupati dan wakil bupati yang kurang jelas.

“Ada tiga hal yang menjadi visi dasar saya untuk membangun Kabupaten Sikka. Jika didukung Partai Gerindra dan PKP Indonesia. Saya ingin melihat kemandirian kabupaten ini,” ujar dia.

Baca Juga :  Proses Pilkada 10 Kabupaten Dihentikan

Kasimirus Bhara Bheri mengaku tergerak menjadi wakil bupati, karena melihat situasi dan kondisi di tengah masyarakat yang kurang mendapat perhatian dari pemerintah. “Pemerintah sekarang kurang berpihak kepada masyarakat,” tegasnya.

Hingga saat ini sudah dua pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati yang mendaftar ke PKP Indonesia, serta satu bakal calon bupati yaitu Oswaldus. Masih ada dua bakal calon bupati yang sudah mengambil formulir pendaftaran yakni Akexander Longginus dan Yoseph Ansar Rera, tapi belum mendaftar. Sesuai tahapan, PKP Indonesia akan menutup pendafataran pada Rabu, 7 Juni 201. (Vik)

Komentar ANDA?

Tags : #

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]