Home / Polkam / PKB Seleksi 77 Bakal Caleg DPRD NTT

PKB Seleksi 77 Bakal Caleg DPRD NTT

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

PKBNTTTERKINI.COM, Kupang – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) NTT akan melakukan seleksi terhadap 77 bakal calon anggota legislatif (Caleg) DPRD NTT untuk menghasilkan 65 orang caleg yang akan maju dalam pemilu legislatif 2014 mendatang. Kuota 30 persen perempuan dalam pengajuan lamaran pun sudah terlampaui.

Ketua panitia pelaksana rapat kerja wilayah (Rakerwil) Lembaga Pemenang Pemilu (LPP) PKB NTT dan seleksi caleg DPRD NTT, Vincent Mone sampaikan ini kepada wartawan di sela- sela kegiatan dimaksud, Minggu (7/4).

Ia menyampaikan, kegiatan ini berlangsung selama dua hari yakni 7- 8 April 2013. Pada hari pertama agendanya rakerwil. Sedangkan hari kedua agendanya seleksi bakal caleg DPRD NTT. Kegiatan seleksi akan dilakukan sesuai ketentuan yang diatur dalam aturan partai.
Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu (LPP) PKB NTT, George Hormat Kulas menegaskan, prioritas utama PKB ke depan adalah pembangunan lembaga dan kelembagaan yang terencana dan terukur. Semuanya diperhitungkan secara kuantitatif dan kualitatf.

Baca Juga :  Esthon: Saya Tidak Akan Mobilisasi PNS

Untuk mendapatkan dukungan pada pemilu legislatif, PKB tidak akan membuat klaim tanpa data, tapi semuanya berpedoman pada kartu tanda anggota (KTA). Persiapan partai dalam menghadapi pemilu 2014 sudah dilakukan sejak masa verifikasi. Dimana PKB lebih menekankan pada data base. Hasil kerja keras itu telah membuat PKB secara nasional menempati urutan ketiga dalam aspek data. Bahkan persiapan kader berbasis tempat pemungutan suara (TPS) pun sedang dalam proses penajaman.

“Pada pemilu 2014 mendatang, tak ada kompetisi yang merugikan partai, tapi semua caleg yang maju bersinergis membesarkan partai dan membangun daerah. Kami targetkan, setiap daerah pemilihan minimal mendapat satu kursi ,” tandas George.

Tentang kuota 30 persen keterwakilan perempuan dalam daftar caleg, George nyatakan, pada awal sedikit mengalami kendala. Karena PKB tidak berprinsip, 30 persen keterwakilan itu bukan sekedar formalitas tapi kapasitas perempuan yang dapat mewakili atau memperjuangkan kaumnya. Saat ini, jumlah perempuan sudah melebihi kuota itu bahkan memiliki kemampuan dalam memperjuangkan kaumnya.

Baca Juga :  Catatan "Idjon Djanbi" Dishare ke 3.823 Akun Facebook

“Pembelaan terhadap kaum perempuan merupakan salah satu platform PKB pada pemilu legislatif 2014 mendatang. Sedangkan platform utamanya adalah pluralisme,” papar George.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB NTT, Yucun Lepa menerangkan, ada tiga kriteria yang dipakai dalam seleksi bakal caleg. Caleg yang berasal dari struktur partai sebesar 50 persen, sedangkan unsur tokoh agama atau tokoh masyarakat dan unsur profesionalistas masing- masing 25 persen.

Mantan anggota DPRD NTT periode 2004- 2009 ini menyatakan, sesuai ketentuan yang berlaku, sebensarnya nomor urut bukan menjadi hal penting dalam penetapan daftar caleg. Karena sistim yang dipakai adalah suara terbanyak. Semua caleg diberi kesempatan untuk bersaing secara terbuka. Hanya saja kecenderungan yang muncul saat ini, para caleg meminta nomor urut satu atau terakhir dalam daftar caleg. (Rit)

Komentar ANDA?

Tags : #

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]