Home / Hukrim / Polisi Bekuk Dua Penadah Curanmor di Kota Kupang

Polisi Bekuk Dua Penadah Curanmor di Kota Kupang

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]
Motor hasil curian yang diamankan polisi

Motor hasil curian yang diamankan polisi

NTTTERKINI.COM, Kupang – Kepolisian Sektor Kelapa Lima Polres Kupang Kota, Nusa Tenggara Timur (NTT) berhasil membekuk dan mengamankan dua penadah pencurian kendaraan bermotor (Curanmor).

Adapun kedua penadah tersebut yakni PDS alias Dami (22) yang telah membeli barang hasil curanmor dan pelaku HK alias Hengky yang telah menjual barang hasil curanmor.

Kapolsek Kelapa Lima Polres Kupang Kota Ajub Komisaris Didik Kurnianto menjelaskan kedua pelaku tersebut terlibat dalam kasus jual-beli sepeda motor hasil curanmor jenis Honda SupraX 125 tanpa nomor polisi yang telah raib di belakang kantin FKIP Undana.

Didik mengatakan tim Buser mengamankan pelaku Dami di Bundaran Penghijauan Penfui saat sedang mengendarai barang bukti motor hasil curian tersebut. Setelah mengamankan pelaku mengakui bahwa dirinya membeli motor tersebut dari Pelaku HK alias Hengky sebesar Rp 4,5 juta.

Baca Juga :  Kornologis Pembunuhan Bayi 10 Bulan oleh Ibu Kandung

“Pelaku Dami tidak mengetahui asal usul motor tersebut, sebab harga motor yang cukup terjangkau dan pelaku Hengky meyakinkan dirinya percaya dan membeli motor tersebut tanpa rasa curiga,” jelas Didik.

Berdasarkan keterangan tersebut, lanjut Didik, pihaknya kemudian menangkap pelaku Hengky di rumahnya yang terletak di Baumata, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang.

“Kami telah melimpahkan kasus ini ke wilayah Polsek Kupang Tengah Polres Kupang dengan pertimbangan lokasi kejadian hilangnya motor tersebut di Belakang kantin FKIP Undana, Desa Penfui Timur, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang,” lanjut Didik.

Terkait dengan kasus ini, tambah Didik, pihaknya menerima laporan dari masyarakat terkait adanya kasus pencurian motor saat diparkir oleh pemiliknya di Halaman belakang Kantin FKIP Undana, pada Jumat, 11 Agustus 2017 lalu. Setelah itu pihaknya mulai melakukan pengembangan terkait kasus tersebut, termasuk mengungkapkan keterlibatan para pelakunya. (Mut)

Komentar ANDA?

Tags : #

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]