Home / Polkam / Polisi dan Jaksa Gelar Perkara Bupati Ngada

Polisi dan Jaksa Gelar Perkara Bupati Ngada

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]
Marianus Sae

Marianus Sae

NTTTERKINI.COM, Kupang – Kepolisian daerah (Polda) dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar perkara kasus pemblokiran Bandara Turelelo, So’a yang melibatkan Bupati Ngada, Marianus Sae.

“Gelar perkara kasus Bupati Ngada sudah dilakukan di Polda NTT,” kata Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Hubungan Masyarakat Ridwan Angsar kepada Tempo, Senin, 27 Januari 2014.

Bupati Ngada, Marianus Sae ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda NTT, karena diduga memerintahkan Sat Pol PP untuk memblokir Bandara Turelelo, So’a, lantaran dirinya tak mendapatkan tiket Merpati ke daerah itu.

Dalam gelar perkara yang digelar, Kamis, 23 Januari 2014 lalu itu, menurut dia, salah satu poin yang perlu diperhatikan yakni tambahan pendapat ahli terkait penarapan undang-undang dan pasal yang disangkakan kepada tersangka Marianus sae dan tersangka lainnya yakni anggota Sat Pol PP.

Baca Juga :  KPU Siapkan Dokumen DPKtb Hadapi Gugatan Prabowo-Hatta

Dia mengatakan, penerapan pasal yang disangkakan penyidik kepada Bupati Marianus Sae yakni pasal 421 KUHP tentang tentang penyalahgunaan kekuasaan. Seharusnya pasal ini juga diterapkan kepada tersangka lainnya yakni Sat PolnPP. “Artinya, jika Marianus Sae diterapakan KUHP, maka tersangka lainnya juga harus menggunakan KUHP, bukan UU penerbangan,” katanya.

Karena itu, dibutuhkan pendapat saksi ahli hukum pidana dalam penerapan undang- undang dan pasalnya. “Polda harus melengkapi lagi dengan meminta pendapat saksi ahli,” katanya.

Dia menambahkan, Polda NTT telah mengirimkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) ke Kejaksaan, namun berkas perkara kasus pemblokiran Bandara Turelelo belum diserahkan. “SPDP sudah, tapi berkasnya belum diserahkan,” katanya.

Baca Juga :  Tingkat Partisipasi Pemilih Masih Rendah

Kapolda NTT Brigadir Jenderal Untung Yoga Ana menegaskan, proses hukum terhadap Bupati Ngada Marianus Sae yang diduga memerintahkan sejumlah anggota Sat Pol PP daerah itu memblokir bandara akan terus dilakukan hingga persidangan. “Proses hukumnya jalan terus, walaupun ada protes masyarakat,” katanya. (Ado)

Komentar ANDA?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]