Home / Polkam / Pospera Tuding Pemberitaan Pers Soal Frenly Salah

Pospera Tuding Pemberitaan Pers Soal Frenly Salah

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

Pospera, Paulina

NTTTERKINI.COM, Kupang – Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Nusa Tenggara Timur (NTT) menuding pemberitaan pers terhadap calon gubernur NTT periode 2013-2018, Frans Lebu Raya salah, karena dinilai tidak berimbang.

“Selama ini saya lihat pemberitaan pers soal pak Frans Lebu Raya salah,” kata anggota Pospera NTT, Paulina ketika memberikan keterangan pers di Kupang, Kamis, 21 Februari 2013.

Pemberitaan pers yang salah, menurut Paulina, terkait dana Bantuan sosial (Bansos) NTT yang terindikasi korupsi dan melibatkan orang nomor satu NTT itu. Karena, menurut dia, Pospera telah mengecek dugaan korupsi dana Bansos NTT itu hingga ke Jakarta, namun tidak terbukti. “Soal dana Bansos, saya cek sampai Jakarta, tapi tidak ditemukan indikasi itu,” katanya.

Baca Juga :  Gubernur dan Wagub NTT Cuti Kampanye Pilkada

Karena itu, dia meminta agar pemberitaan pers berimbang, jika ada yang salah dalam proses Bansos itu. “Jika ada pemberitaan seperti itu, tolong datang ke Pospera untuk lakukan klarfikasi,” katanya.

Selain itu, kata Paulina yang mengaku memiliki banyak saudara sebagai jurnalis, bahwa pemberitaan pers hanya menggunakan satu sumber informasi, dan semua orang ketahui bahwa sumber informasi itu adalah lawan politik Frans Lebu Raya. “Rata-rata, informasi yang diberitakan adalah lawan politik Frans Lebu Raya,” katanya.

Pospera telah memnyatakan sikap mendukung Frans Lebu Raya ppada pemilu kepala daerah (Pilkada) Gubernur NTT, 18 Maret 2013. Anggota bidang hukum dan advokasi Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Kupang, Adi Rianghepat, menyesalkan pernyataan tersebut. Karena bukti ketidakpahaman kelompok masyarakat, seperti pospera yang tidak paham kinerja jurnalis. “Kami menyesalkan pernyataan itu,” katanya.

Baca Juga :  Prabowo: Esthon-Paul Jangan Ingkar Janji

Dia juga mempertanyakan pernyataan Paulina soal dugaan korupsi dana Bansos. “Sebenarnya apa yang mereka ketahui tentang dugaan korupsi dana Bansos, harus dijelaskan ke publik,” katanya. (Arh)

Komentar ANDA?

Tags : #

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]