Pratu Yanuarius, Korban Heli MI-17 Diterbangkan ke Kupang

0
2109

Danrem 161/WS Kupang, Brigjen TNI Syaiful Rahman

NTTTERKINI.COM, Kupang – Salah satu dari 12 anggota TNI yang menjadi korban jatuhnya Heli MI-17 yang berhasil diidentifikasi yakni Jenazah Pratu Yanuarius Loe asal Nusa Tenggara Timur (NTT). Jenasah Pratu Yanuarius Loe akan diterbangkan ke Kupang, Selasa, 18 Februari 2020.

Pratu Yanuarius Loe adalah Tamtama Bantuan Senjata Otomatis. Heli MI-17 milik TNI AD yang membawa 12 penumpang dan kru hilang kontak di Pegunungan Bintang sejak 28 Juni 2019.

Danrem 161/WS Kupang, Brigjen TNI Syaiful Rahman mengatakan jenazah Pratu Yanuarius direncanakan akan tiba di Kupang Selasa. Sehingga pihaknya telah menyediakan pelayanan garnisum, untuk membawa melalui jalur darat ke Desa Rembesihat, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu.

“Proses evakuasi pertama itu pada hari ini, untuk daerah Jawa. Sedangkan ke Kupang itu besok,” ujarnya kepada wartawan, Senin, 17 Februari 2020.

Menurut Syaiful, saat ini jenazah Pratu Yanuarius masih disemayamkan di Papua, karena pemberangkatan seluruh jenazah ke Bandara Halim Perdana Kusuma Jakarta, baru dilaksanakan hari ini.

Dia mengatakan Pratu Yanuarius rencananya akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP). Namun tergantung keinginan keluarga.

“Untuk pemakaman, kami masih lakukan koordinasi dengan keluarga bagaimana teknisnya, karena memang dia punya hak untuk dimakamkan di TMP, namun jika inginkan di pemakaman keluarga, ya kami sedang koordinasikan,” ujarnya. (*/Ado)

Komentar ANDA?