Home / Ekbis / Produksi Beras NTT Defisit 178 Ribu Ton

Produksi Beras NTT Defisit 178 Ribu Ton

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

Konfrensi pers BPS NTT

NTTTERKINI.COM, Kupang – Badan Pusat Statistik (BPS) Nusa Tenggara Timur (NTT) merilis hasil produksi beras NTT mengalami defisit sebesar 178,03 ribu ton beras.

“Hasil sampel area, data produksi padi di NTT ternyata mengalami defisit sebesar 178.03 ribu ton beras. Ini menunjukkan tingkat konsumsi tinggi, namun produksinya rendah,” kata Kepala BPS NTT, Maritje Pattiwalapia, dalam jumpa pers, Senin, 5 November 2018.

Berdasarkan data, sejak Januari-September 2018, tercatat luas panen padi sebesar 173,42 ribu hektar. Dengan hasil produksi padi, tercatat sebanyak 690,82 ribu Gabah Kering Giling (GKG). Dari hasil produksi padi di konversi hanya menghasilkan setara dengan 466,74 ribu ton beras.

Baca Juga :  Harga Cabe Melonjak, IRT Menjerit

“Ini peringatan bagi kami. Diawal tahun memang hasil panen bagus, karena cuaca mendukung. Namun di akhir tahun alami kekeringan, sehingga panen hanya sekali, akibatnya alami defisit,” tambah Maritje.

Pangan lokal menjadi alternatif pengganti beras guna menekan tingginya konsumsi beras di NTT. Hanya beberapa kabupaten, seperti Manggarai Barat, Manggarai, dan Manggarai Timur yang mengalami surplus
produksi padi untuk memenuhi kebutuhan konsumsi. (Lid)

Share Button

Komentar ANDA?

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]