Home / Hukrim / Putra Selan Ditikam, Empat Rumah Warga Oepura Dirusak

Putra Selan Ditikam, Empat Rumah Warga Oepura Dirusak

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]
Ilustrasi

Ilustrasi

NTTTERKINI.COM, Kupang – Putra Selan, 15 tahun, warga Jalan Salak, Kelurahan Oepura, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu, 1 Desember 2013 dini hari tewas ditikam orang tak dikenal saat menghadiri sebuah pesta pernikahan.

Kematian korban menuai amarah rekan-rekannya yang melakukan penyerangan terhadap warga jalan rambutan yang bertetangga, akibatnya empat rumah rusak. Sebelum meninggal, korban sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan, namun luka tikaman dibagian punggung menembus hingga paru, sehingga nyawa korban tak terselamatkan.

Informasi yang dihimpun wartawan di lokasi kejadian menyebutkan korban bersama kakaknya menghadiri pesta pernikahan di Jalan Rambutan yang hanya berjarak sekitar satu kilometer (km) dari kediaman korban.

Baca Juga :  Beritakan Perang Tanding Adonara, Wartawan RCTI Diancam Bunuh

Saat mengikuti pesta tersebut, tiba-tiba terjadi keributan antar tamu undangan, namun tidak diketahui penyebab pasti keributan yang berbuntut tewasnya Putra. “Kami lagi mengikuti pesta itu. Tiba-tiba suasana ricuh. Tidak tahu siapa yang memulai, tiba-tiba Putra sudah bersimbah darah,” kata seorang saksi yang enggan menyebutkan namanya.

Kematian Putra, pelajar kelas X SMA Tunas Gloria itu memicu amarah rekan-rekannya yang melakukan penyerangan dengan merusak empat rumah warga di RT 12/RW 5, Kelurahan Oepura. Empat rumah itu rusak parah, karena terkena lemparan batu.

Selain memecahkan kaca rumah, massa juga merusak dua unit mobil Kijang Grand Super dan Toyota Soluna nomor polisi DH 1292 AC dna sebuah warnet Eclipse Net juga rusak dan semua isinya dijarah.

Baca Juga :  TNI Amankan Puluhan Tentara Gadungan di Kupang

Wakil kepala polisi resor Kupang Kota, Komisaris Julian Perdana mengaku pihaknya masih melakukan penyelidikan guna mengungkap pelaku penikaman tersebut. “Kami sementara melakukan penyelidikan kasus penikaman tersebut,” katanya.

Pihaknya sementara melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi di Mapolresta Kupang Kota. Sedangkan, rumah warga yang rusak telah diberi garis polisi (police line). “Semoga pelaku penikaman segera tertangkap,” katanya.

Sedangkan, jenasah Putra Selan usai diotopsi di RSUD Johanis Kupang langsung dipulangkan ke keluarganya. Isak tangis pun memnyambut kedatangan jenasah. (Ado)

Komentar ANDA?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]