Home / Sosbud / Ratusan Honorer Protes Penerimaan CPNSD Kota Kupang

Ratusan Honorer Protes Penerimaan CPNSD Kota Kupang

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

Tenaga honorer Kota Kupang

NTTTERKINI.COM, Kupang – Ratusan tenaga honorer dan tenaga pendidik kategori dua (K2) Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) memprotes penetapan kebutuhan Pegawai Negeri Sipil dan pelaksanaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNSD) 2018.

Salah satu honorer tenaga pendidik di SD Airnona, Oktovianus Nafi mengatakan penerimaan CPNSD Kota Kupang telah menggunakan aturan baru terkait batasan umur. Sedangkan, dirinya telah mengabdi sebagai tenaga guru honorer selama 19. Namun tidak menjadi prioritas untuk diangkat menjadi PNS.

“Kami sudah mengabdi sebagai guru honorer puluhan tahun, namun tidak menjadi prioritas untuk di angkat menjadi PNS, dan sekarang dengan peraturan baru dengan syarat batas umur, sedangkan kami sudah tidak memenuhi syarat tersebut. Nasib kami bagaimana,” tanya Oktovianus.

Baca Juga :  Terjun ke Laut Kondektur Truk Ditemukan Tewas

Assisten Kepegawaian dan Keuangan kota Kupang, Rens Toko mengatakan penetapan syarat batas umur merupakan putusan dari pemerintah pusat melalui peraturan Menteri Pemberdayaan dan Aparatur Negara dan Reformaasi Birokrasi (Kemenpan) Nomor 36 tahun 2018 tentang kriteria penetapan kebutuhan PNS dan pelaksanaan seleksi CPNS.

“Kami juga ikut prihatin dengan nasib honorer yang telah mengabdi cukup lama yang rata-rata diatas 10 tahun, namun tidak bisa ikut seleksi karena syarat umur.  Tapi kami tidak bisa melangkahi aturan dan keputusan pemerintah pusat,” kata Rens.

Kebutuhan CPNSD kota Kupang dengan kriteria umur 18-35 tahun sejumlah 259 orang, dengan formasi penerimaan yakni tenaga teknis sebanyak 39 orang, dengan jenjang pendidikan terakhir Sarjana dan Diploma IV, tenaga pendidik atau guru 138 orang dengan jenjang pendidikan tertinggi Sarjana (S1).

Baca Juga :  Tak Masuk DPT Bisa Gunakan KTP dan KK

Tenaga kesehatan sebanyak 82 orang dengan formasi dokter umum, dokter spesialis, dokter gigi dan tenaga bidan dan apoteker trampil dari jenjang Diploma III Farmasi. (Lid)

Share Button

Komentar ANDA?

Tags : # #

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]