Home / Pendidikan / Ratusan Orang Tua Murid “Serbu” DPRD NTT

Ratusan Orang Tua Murid “Serbu” DPRD NTT

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

Orang tua murid saat berdialog dengan DPRD NTT

NTTTERKINI.COM, Kupang –  Ratusan orang tua siswa, Selasa, 10 Juli 2018 ‘menyerbu’ DPRD Nusa Tenggara Timur (NTT) menuntut agar anak-anak mereka bisa diterima di sekolah negeri.

Para orang tua murid tersebut diterima Ketua Komisi V DPRD NTT, Jimi Sianto bersama sejumlah anggota. Dalam dialog antara orang tua murid dan siswa terungkap beberapa masalah, seperti sistem online dan zonasi.

Cory Muskanan,bsalah satu orang tua siswa, misalnya, mengatakan sistem zonasi tidak diterapkan secara merata di semua sekolah, karena siswa yang rumahnya dekat sekolah justru tidak diterima di sekolah tersebut.

“SMAN 3, misalnya, banyak siswa bukan dari zona itu yang diterima, justru dari zona lainnya,” katanya.

Baca Juga :  20 Sekolah di Kota Kupang Terapkan Aplikasi School Talk

Jika terjadibdemikian, maka dia menunut agar anak-anak mereka bisa diterim di sekolah tersebut. “Kami ingin anak-anak kami diterima di sekolah negeri,” katanya.

Masalah lain yakni sistem zonasi, Eda Benu, orang tua siswa lainnya mengeluhkan anaknya yang dinyatakan lulus online di SMAN 4, tapi saat hendak mendaftar ulang, nama anaknya hilang, dan dinyatakan tidak lulus. “Padahal secara online anak saya lulus,” tanya dia.

Menjawab persoalan itu, Ketua Komisi V Jimi Sianto mengaku akan melakukan pengecekan terhadap informasi yang disampaikan ke Dinas Pendidikan NTT. “Kami akan cek ke Dinaa terkait keluhan bapk ibu,” katanya.

Kepala Dinas Pendidikan NTT, Yohana Lisapaly mengatakan masih banyak sekolah negeri dan swasta yang siap menampung siswa tersebut. Sekolah negeri masih menyisahkan 300 siswa, dan swasta sekitar 1700 siswa.

Baca Juga :  Mahasiswa Segel Kampus Universitas Muhammadiyah Kupang

Sekolah negeri baik SMA maupun SMK, kata dia, punya keterbatasan rombongan belajar (Rombel), seperti SMAN 3 dan SMAN 1 Kupang hanya 12 rombel. “Pembatasan ini agar siswa bisa belajar dengan baik, sehingga prestasinya bagus. Terbukti siswa yang rombel sedikit prestasinya sangat baik,” katanya. (Ado)

Share Button

Komentar ANDA?

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]