Home / Hukrim / Ratusan Siswa di Kupang Keracunan Makanan

Ratusan Siswa di Kupang Keracunan Makanan

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]
Ilustrasi

Ilustrasig

NTTTERKINI.COM, Kupang – Sedikitnya 400 siswa Sekolah Dasar (SD) dan empat ibu hamil di Desa Poto, Fatuleu Barat, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat, 5 April 2013, keracunan setelah mengkonsumsi makanan melalui Program Generasi Cerdas dan Sehat (GCS) bantuan Program PNPM Mandiri.

“Ada ratusan anak dan ibu hamil yang keracunan makanan,” kata Kepala Bagian Humas Pemerintah Kabupaten Kupang, Stefanus Baha yang dihubungi wartawan, Jumat 5 April 2013. Para siswa sekolah dasar itu berasal dari SD Inpres Oelusapi dan SD GMIT Nawen yang menjadi sasaran bantuan dari program tersebut.

Berdasarkan laporan dari kepala desa setempat, menurut Stef, seperti biasa pada setiap awal bulan sejak Januari 2013 lalu, dilakukan pemberian makanan tambahan untuk anak-anak sekolah dan ibu hamil di wilayah kecamatan yang mendapat program PNPM Mandiri.

Baca Juga :  Hati-hati April Mop

Sumber makanan yang diberikan, katanya, bersumber dari pangan lokal, seperti pisang, dan umbi-umbian. Sedangkan bahan makanan tambahan lainnya di beli dari Kota Kupang seperti telur ayam dan susu.

Setalah mengkonsumsi makanan tersebut, lanjutnya, ratusan siswa dan ibu hamil mengalami mual serta muntah-muntah dan langsung dibawa ke puskemas pembantu (Pustu) setempat. Dari 400 siswa dan empat ibu hamil yang keracunan, 240
korban sempat dirawat, tiga orang diinfus dan sisanya diperbolehkan pulang. “Mereka sempat mendapat pertolongan pertama di Puskesmas,” katanya.

Diaa mengatakan, dari hasil analisa tim kesehatan yang dikirim ke lokasi kejadian, sumber makanan yang menyebabkan ratusan orang keracunan adalah telur ayam yang didatangkan dari Kota Kupang dan sudah tidak layak dikonsumsi.

Baca Juga :  Mantan Pansek PN Kupang Jadi Tersangka

“Mencermati kasus itu, dinas kesehatan sedang melakukan pemantauan dan sosialisasi ke sejumlah desa di wilayah tersebut, yang juga mendapatkan program yang sama,” katanya. (Ado)

Komentar ANDA?

Tags : #

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]