Home / Polkam / ‘Real Count’ KPU Jangan Dijadikan Dasar Pemenang Pilkada

‘Real Count’ KPU Jangan Dijadikan Dasar Pemenang Pilkada

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]
Johanis Depa

Johanis Depa

NTTTERKINI.COM, Kupang – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nusa Tenggara Timur (NTT) Johanis Depa mengatakan hasil real count yang dikeluarkan KPU  tidak bisa dijadikan dasar sebagai pemenang pemilu kepala daerah (Pilkada) Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) periode 2013-2018.

Pasalnya, KPU tetap akan menggunakan hasil rekapitulasi dari tingkat PPS, PPK hingga KPU Kabupaten/kota sebagai hasil real Pilkada Gubernur NTT. “Hari ini perhitungan di tingkat PPK sedang berlangsung,” kata Ketua KPU NTT, Johanis Depa kepada wartawan, Rabu, 20 Maret 2013.

Hal itu diungkap Ketua KPU, karena adanya protes dari berbagai pihak terkait real count yang dilansir KPU NTT selama tiga hari usai pencoblosan.

Baca Juga :  Dugaan Penggelembungan Suara, Saksi dan KPU Bersitegang

Hasil Pilkada NTT, katanya, akan diumumkan usai rekapitulasi suara yang akan digelar KPU NTT pada 24-25 Maret 2013, dan penetapan calon terpilih atau dua putaran pada 27 Maret 2013.

Karena itu, dia meminta masyarakat agar tetap menciptakan suasana nyaman. Namun, diakuinya hasil yang di rilis melalui real count dapat dipertanggungjawabkan. “Hasil ini, dapat kami pertanggungjawabkan secara hukum,” katanya.

Hal senada diungkapkan juru bicara KPU NTT, Djidon de Haan, bahwa hasil yang diumumkan berdasarkan formulir C1 KWK yang dihimpun oleh KPU Kabupaten/kota dan dikirim melalui email ke KPU NTT. “Kami tidak bentuk opini publik. Itu data riil dari kabupaten/kota,” katanya. (Ado)

Komentar ANDA?

Tags : #

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]