Home / Sosbud / Ribuan Anak di Kota Kupang Derita Gizi Buruk

Ribuan Anak di Kota Kupang Derita Gizi Buruk

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

NTTTERKINI.COM, Kupang – Sebanyak 3.428 anak di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) menderita stunting atau gizi buruk.

“Kasus stunting memang masih menjadi prioritas program nasional, hampir 165 kabupaten/kota di Indonesia yang rawan stunting,” kata Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga, Jumat, 8 November 2019.

Menurut dia, kasus stunting bukan saja persoalan kekurangan gizi dan pola makan, namun juga erat kaitan dengan pola asuh dan sanitasi.

Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore mengatakan masih banyak anak yang menderita gizi buruk di Kota Kupang dan tercatat sebesar 23,3 persen. “Banyak anak-anak kami yang menderita stunting hingga capai 23,3 persen, cukup banyak.  Hal ini terkait dengan perlindungan anak,” kata Jefri.

Baca Juga :  Bangun Enam Taman Kota, Pemkot Alokasi Rp6 Miliar

Berdasarkan data 2018, jumlah gizi buruk sebanyak 3.438 balita dari total balita sebanyak 14.817 orang atau sebesar 23,3 persen, dan kecamatan Alak menduduki peringkat tertinggi jumlah kasus gizi buruk yakni sebanyak 817 kasus atau sebesar 38,97 persen dari 2.096
balita yang di ukur.

“Sebaran kasus gizi buruk hampir merata di Kota Kupang, namun jumlah kasus tertinggi yakni sebanyak 817 balita gizi buruk ada di kecamatan Alak,” kata Kepala Bidang Kesehatan Keluarga, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kupang, I Gusti Agung Ngurah Suwarnawa.

Stunting atau gizi buruk merupakan masalah kurang gizi kronis yang mengakibatkan kondisi ketika anak lebih pendek di banding anak lain
seusia, atau tinggi badan anak berada di bawah standar. (Lid)

Share Button
Baca Juga :  Ini Tiga Kartu Jokowi yang Berlaku 2020

Komentar ANDA?

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]