Home / Polkam / Ribuan Mahasiswa di Kupang Gelar Rapat Akbar Dukung NKRI

Ribuan Mahasiswa di Kupang Gelar Rapat Akbar Dukung NKRI

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

Rapat akbar mahasiswa di Kupang

NTTTERKINI.COM, Kupang – Ribuan mahasiswa se-Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang tergabung dalam Forum Masyarakat NTT Penjaga NKRI” Kamis, 3 Oktober 2019 menggelar rapat akbat mendukung Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dibawa kepemimpinan Presiden Terpilih 2019 – 2024 Ir. Joko Widodo – H. Ma’aruf Amin.

Ribuan mahasiswa dari berbagai universitas itu sudah memadati Taman Nostalgia sejak pukul 08.00 Wita bersama sejumlah tokoh masyarakat dan rektor dari masing universitas, diantaranya Rektor Undana, Fred Benu, Unkris Ayub Meko, Muhamadyah Zainur Wula dan Rektor Unwira, Philipus Tule.

Pada rapat itu, ribuan mahasiswa juga membubuhkan tanda tangan di spanduk sebagai dukungan kepada pemerintah dan NKRI serta ideologi Pancasila.

Dalam rapat akbar tersebut disepakati pernyataan sikap bersama untuk bersama pemerintah yang sah berkomitmen menjaga keutuhan NKRI yang berideologikan Pancasila, menolak kehadirab oragnisasi atau kelompok yang berniat merusak NKRI dan mengganti ideologi Pancasila.

Adapun pernyataan sikap lainnya yakni menyerukan seluruh masyarakat untuk menegakan konstitusi dan supremasi hukum, mendukung pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, serta menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Baca Juga :  Ibukota Negara Dipindahkan?

Rektor Undana, Fred Benu dalam orasinya mengatakan rapat akbar yang digelar ini merupakan langkah untuk menuntun mahasiswa agar berada pada jalan yang benar. “Kami ingin menuntun anak-anak kami agar berada pada jalan yang benar yakni mendukung NKRI dan ideologi Pancasila,” katanya

Dia mengajak mahasiswa agar tidak mendengar suara yang tidak jelas yang justru membawa mahasiswa ke arah yang benar dan sesat. “Jangan dengar suara yang sayup-sayup yang justru akan membawa kalian ke jalan yang sesat. Sesat untuk diri sendiri dan bangsa,” katanya.

Dia juga mengingatkan kepada kelompok-kelompok yang tidak mendukung pemerintahan yang sah dan ingin mengganti idelogi Pancasila dan NKRI akan berhadapan dengan masyarakat NTT. “Jangan ada pihak yang berani menggugat NKRI dan mengganti idelogi Pancasila,” katanya.

Baca Juga :  Atribut Pasangan Calon Masih Gentayangan di Pohon

Hak senada disampaikan tokoh masyarakat, Frans Lebu Raya bahwa jika ada pihak-pihak yang ingin memecah belah NKRI, maka masyarakat NTT akan tampil. “Kami akan bangun, jika ada pihak-pihak yang mengolok-ngolok dan ingin memecah belah NKRI,” katanya.

Dia mengatakab mendukung sepenuhnya gerakan mahasiswa sepanjang perjuangan mahasiswa murni dalam rangka menegakan demokrasi dan supremasi hukum.

Namun yang terjadi, lanjutnya, aksi mahasiswa dinilainya sudah melenceng dari substansi dengan adanya penyusupan dari elemen-elemen yang ingin membonceng pergerakan mahasiswa dengan membawa agenda pembatalan pelantikan Presiden terpilih dan agenda khilafah.

Oleh karena itu, masyarakat NTT tidak boleh tinggal diam. Sebagai pendukung Jokowi dan masyarakat yang mendukung tegaknya NKRI, maka perlu menyampaikan pesan kepada mereka agar tidak coba-coba merongrong keutuhan NKRI.

“Kita masyarakat tidak boleh tinggal diam dengan situasi yang terjadi akhir-akhir ini,” tutup Lebu Raya. (Ado)

Share Button

Komentar ANDA?

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]