Home / Sosbud / Ritual Reba, Simbol Rasa Syukur

Ritual Reba, Simbol Rasa Syukur

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

Salah satu tarian budaya Reba Ngada (foto/JS)

NTTTERKINI.COM, Kupang – Ritual adat Reba dari suku Ngada, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan simbol rasa syukur kepada dewa langit yang telah memberikan makanan kepada manusia Ngada pada musim lapar.

“Ritual Reba merupakan rasa syukur atas bantuan dewa langit yang memberikan makanan,” kata Ketua Panitia Perayaan Reba Kupang, Goris Fodju, Sabtu, 9 Februari 2013 malam.

Reba yang dilaksanakan Kupang berlangsung semarak dan khidmat. Ritual Reba ini yang dilaksanakan di GOR Oepoi Kupang ini, diawali dengan misa inkulturasi yang dihadiri para tua adat asal Ngada, dan berbagai etnis di NTT, seperti Suku Alor, Sabu, Manggarai, dan Rote Ndao. Hadir pula pejabat daerah, seperti dihadiri wakil bupati Ngada Paulus Soli Woa, wakil Wali Kota Kupang Herman Man, dan staf ahli bidang pemerintahan Setda NTT Hironimus Fernandes.

Baca Juga :  Lagi, Perahu Nelayan Tenggelam di Perairan NTT

Goris Fodju mengatakan, reba yang diperingati warga Ngada di Kupang ini merupakan salah satu bentuk untuk mengenang para leluhur. Dimana, Ritual Reba ini diadakan pada musim lapar di daerah itu. Reba ini merupakan syukur atas hasil panen. Semua orang dari berbagai suku yang lapar, diundang makan bersama dalam pesta Reba tadi dengan memakan uwi (Ubi).

Selain itu, ritual reba ini juga untuk mengajarkan generasi muda akan pentingnya adat istiadat dan tradisi leluhur. Jadi hendaknya Ritual Reba, jangan hanya dilaksanakan di Ngada, tapi semua orang Ngada yang ada di perantauan. “Mereka jangan terlena dengan kemajuan ilmu oengetahuan dan teknologi yang ada,” katanya.

Baca Juga :  BKH: Maju Pilgub Menjawabi Panggilan Nurani

Sementara itu, Wakil wali kota Kupang Herman Man mengatakan, setiap paguyupan hendaknya memberikan kontribusi bagi pembangunan kota Kupang dengan cara dan tradisi lokal masing masing untuk mendukung pembangunan di daerah ini. “Saya mengajak seluruh paguyuban budaya daerah untuk mendukung pembangunan di daerah ini,” katanya. (Ado)

Komentar ANDA?

Tags : #

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]