RS Siloam Datangkan Mesin Kejut untuk Batu Ginjal

0
1024
Mesin kejut batu ginjal
Mesin kejut batu ginjal

NTTTERKINI.COM, Kupang – Rumah Sakit (Siloam) Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) mendatangkan mesin kejut atau Extracoporeal Shock Wave Lithostripsy (ESWL) untuk pasien dengan batu ginjal, tanpa melalui operasi atau pembedahan.

“Penyakit batu ginjal di NTT cukup tinggi, sehingga RS Siloam menyiapkan mesin kejut tanpa operasi untuk tangani sakit ini,” kata Direktur RS Siloam Kupang, Hans Lie saat media gathering terkait penanganan batu ginjal tanpa operasi, Rabu, 4 Desember 2019.

Menurut dia, pihaknya telah menangani sebanyak 11 pasien yang batu ginjal menggunakan mesin kejut ini. “Hari ini saja ada tiga pasien yang sedang ditangani di RS Siloam,” ujarnya.

Penanganan pasien batu ginjal, kata Hans, selain pasien swasta atau umum, RS Siloam juga tangani pasien BPJS Kesehatan. “Ada pasien umum, asuransi swasta dan juga BPJS bisa gunakan mesin ini,” katanya.

Dokter Urologist RS Siloam Kupang, Eric Huaturuk mengatakan mesin kejut yang ada di RS Siloam merupakan seri terbaru yakni Pizoeletrik generator. “Dengan adanya mesin kejut ini, pasien dari Kota Kupang atau NTT tak perlu dirujuk keluar daerah untuk ditangani,” katanya.

Menurut dia, NTT termasuk dalam tiga wilayah di Indonesia yang jumlah penderita batu ginjalnya cukup tinggi. Selain itu, ada NTB dan Kalimantan. Hal itu disebebakan air tanah yang sering dikonsumsi oleh maayarakat. Padahal kadar kapur di NTT cukup tinggi.

Penyebab batu ginjal lainnya, lanjut dia, disebabkan kurangnya mengkonsumsi air bersih. Paling cukup sehari harus menghabiskan sekitar 1-2 liter.

“Karena itu, jangan minum air tanah, minum air kemasan. Jangan minum air dr sumur, jika tak ingin terkena batu ginjal,” tegasnya.

Sakit batu ginjal ini, kata dia, menyerang warga tanpa memandang usia mulai dari balita hingga umur kisaran 40-50 tahun. Awalnya penderita akan merasa nyeri pinggang, dari belakang sampe kedepan hingga ke kemaluan. “Hingga bisa kencing berdarah,” katanya.

Terkait mesin kejut itu, kata dia, dapat memecahkan batu dalam ginjal dengan di laser, tanpa melalui operasi atau pembedahan. “Batu ginjal yang telah dipecahkan akan keluar melalui saluran kencing,” katanya.

Terkait tarif penggunaan mesin kejut itu dalam penanganan batu ginjal itu masih sementara digodok oleh manajemen RS Siloam. “Kalau tarif akan dirilis oleh RS Siloam,” tutupnya. (Lid)

Komentar ANDA?