Home / Kesehatan / RSUD Bantah Terlantarkan Pasien Kanker Payudara

RSUD Bantah Terlantarkan Pasien Kanker Payudara

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

RSUD Johanes Kupang

NTTTERKINI.COM, Kupang – Direktur RSUD W.Z Johanes Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) Alfons Anapaku membantah pihak rumah sakit menelantarkan pasien kanker payudara. Karena masalah itu sudah sangat teknis menyangkut medis.

“Ini sudah masalah medis, dan kami tidak bisa buka disini,” kata Alfons kepada NTTTERKINI, Senin, 21 Januari 2013. Penyataan itu terkait dengan aksi unjuk rasa yang digelar LMND terkait penelantaran pasien kanker payudara Viktoria Polce Teon.

Menurut dia, pihak rumah sakit juga telah mengklarifikasikan masalah itu ke pemerintah daerah. Karena ini sudah menjadi masalah medis, sehigga berbenturan dengan kode etik. “Kami sudah klarifikasikan masalah ini ke asisten II NTT,” katanya.

Baca Juga :  BKH: Maju Pilgub Menjawabi Panggilan Nurani

Sedangkan, menyangkut pasien meninggal, Gregorius Seran, katanya, krnologis kejadiannya juga telah dilaporkan ke gubernur. “Sudah kami laporkan kronologis lengkapnya ke gubernur,” katanya.

Sebelumnya, puluhan mahasiswa yang tergabung dalam LMND ex melakukan aksi unjuk rasa ke DPRD dan Kantor Gubernur NTT menuntut pemerintah dan RSUD menerima kembali pasien kanker payudara yang sedang sekarat di kontrakannya, setelah ditolak pihak rumah sakit. Pengunjuk rasa juga meminta pertanggungjawaban RSUD dan Pemerintah atas kematian Gregorius Seran.

“RSUD dan Pemerintah daerah untuk menjemput Viktoria Polce Teon untuk dirawat di RSUD Johanis Kupang,” kata koordinator pengunjuk rasa, Ridwan Nugroho. (Ado)

Komentar ANDA?

Tags : #

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]