Home / Pendidikan / Satgas Kawal PPDB Pantau Penerimaan Siswa Baru

Satgas Kawal PPDB Pantau Penerimaan Siswa Baru

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

Winston Rondo

NTTTERKINI.COM, Kupang – Satuan tugas (Satgas) kawal Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Nusa Tenggara Timur (NTT) siap mengawal proses PPDB 2018 baik secara online maupun ofline.
 
“Kami sudah membuat komitmen bersama untuk mengawasi penerimaan siswa baru di daerah ini,” kata Ketua Komisi V DPRD NTT, Winston Rondo, Kamis, 21 Juni 2018.
 
Satgas ini melibatkan lembaga BMPS NTT, Komisi Ombudsman, Dewan Pendidikan, Komisi  V DPRD NTT, DPD KNPI NTT, dan lima OKP Cipayung (GMKI, PMKRI, GMNI, HMI, PMII).

Menurut dia, bentuk keseriusan mengawal penerimaan siswa batu itu, maka Satgas membuka posko pengaduan di sekretariat masing-masing, melakukan pemantauan langsung ke sekolah-sekolah dan direncanakan pada 23 Juni 2018 pada pembukaan PPDB online akan dilakukan pemantauan bersama komisi V dan Dinas pendidikan Provinsi NTT.

Baca Juga :  Naskah Kurang 34 Amplop, UN Susulan Tetap Digelar

Dia berharap melalui kegiatan ini dapat memastikan proses PPDB 2018 berlangsung transparan, adil dan tidak melanggar Pergub 163 tentang PPDB 2018. “Jika ini sanggup kami lakukan maka akan berkontribusi besar terhadap mutu pendidikan NTT terutama bagi sekolah-sekolah yang memiliki beban, karena menerima siswa berlebihan,” katanya.

Dia mengatakan sebelumnya sejumlah usaha telah dilakukan Satgas kawal PPDB, antara lain terlibat dalam memberikan usul saran kepada dinas dalam penyusunan Pergub dan juknis PPDB.

“Kami berharap para orang tua murid dan calon siswa SMA/SMK dapat memanfaatkan secara optimal kesempatan PPDB onine dan ofline yang ada dan mendaftarkan putra/putri bapak ibu pada sekolah idaman baik sekolah negeri maupun swasta,” harapnya.

Baca Juga :  Ratusan Orang Tua Murid "Serbu" DPRD NTT

Dia menambahkan jika orang tua murid dan calon siswa mengalami kesulitan dalam proses pendaftaran PPDB online maupun ofline bisa segera mengadu ke posko pengaduan di sekretariat satgas. “Posko bisa dimanfaatkan, jika orang tua murid alami kendala,” ujarnya.

Ketua Ombusdman NTT, Darius Beda Daton mengatakan penerimaan siawa baru dari tahun ke tahun selalu menjadi masalah, karena kebanyakan orang tua murid menginginkan anaknya masuk sekolah- sekolah favorit, padahal jumlah rombongan belajar sangat terbatas.

“Semoga tahun ini tidak ada masalah, seperti sebelumnya,” harapnya. (*/Ado)

Share Button

Komentar ANDA?

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]