Home / Sosbud / Sidang Sinode ke-34 Fokus Benahi Sekolah GMIT

Sidang Sinode ke-34 Fokus Benahi Sekolah GMIT

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

Konfrensi pers GMIT

NTTTERKINI.COM, Kupang – Pembenahan sekolah-sekolah dan tata gereja GMIT di Nusa Tenggara Timur (NTT) akan menjadi fokus
pembahasan yang diagendakan dalam sidang Sinode Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) akan digelar 15-22 Oktober 2019.

“Adapun agenda penting dan keputusan strategis yang dibuat dalam persidangan nanti yakni pembenahan sekolah GMIT dan dokumen tata Gereja,” kata Ketua Sinode GMIT NTT, Merry Kolimon saat konfrensi pers, Kamis, 10 Oktober 2019.

Dalam sidang tersebut, menurut dia, pembenahan sekolah-sekolah GMIT dengan tiga topik utama yakni, grand design, tata kelola dan road map pendidikan GMIT tahun 2020-2031, serta tata gereja GMIT menjadi agenda pembahasan.

Baca Juga :  Penjual Sandal Keliling, Gelapkan Motor Warga Kelapa Lima

Selain itu juga membahas laporan kerja majelis sinode periode 2015-2019, keputusan terkait program pelayanan Haluan Kebijaksanaan Umum Pelayanan (HKUP) serta pemilihan majelis sinode GMIT periode 2020-2024.

Selain persidangan akan diadakan pula lokakarya yang akan pembahasan 7 topik antara lain peranan gereja mendampingi orang muda dan anak-anak di era digital, kehadiran GMIT dalam kelestarian lingkungan hidup dengan gerakan tanam air, kekerasan dalam rumah tangga, dan perdagangan orang.

“Dalam kesempatan persidangan ini juga kami akan belajar dan membahas mengenai tantangan yang dihadapi jemaat sekaligus upaya yang telah dilakukan agar program yang diputuskan membuat gereja lebih relevan terhadap perkembangan,” tambah Merry.

Persidangan tersebut akan hadir Ketua Umum Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI), Pendeta (Pdt) Ery Lebang, Ketua Umum Gereja
Protestan di Indonesia (GPI), Misye Semampouw  LBH PGI Dr Y Wanggu dan

Baca Juga :  Dispora Gagas Kota Kupang Layak Pemuda

Ketua Sekolah Tinggi Teologi (STT) Jakarta, Septemi Lakawa, Theolog Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Jogjakarta, Daniel Setiabudi.

Sidang ini melibatkan 46 klasis yang ada di NTT dan Nusa Tenggara Barat (NTB) dan diperkirakan yang hadir 500-700 peserta, sedangkan pada saat pembukaan dan penutupan akan dihadiri sebanyak seribu orang. (Lid)

Share Button

Komentar ANDA?

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]