Home / Sosbud / Situs Bung Karno di Ende Siap Diresmikan

Situs Bung Karno di Ende Siap Diresmikan

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]
Jumpa Pers peresmian situs Bung Karno

Jumpa Pers peresmian situs Bung Karno

NTTTERKINI.COM, Kupang – Rumah bekas kediaman Presiden Pertama Indonesia, Ir Soekarno selama masa pengasingannya di Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), 1933 -1938 yang telah melewati tahapan renovasi, disiap diresmikan Wakil Presiden, Boedino, pada puncak peringatan Hari Lahir Pancasila, 1 Juni 2013.

Ketua Yayasan Ende- Flores, Ignas Kleden mengatakan pihaknya akan merenovasi empat situs Bung Karno di Ende yakni rumah bekas kediaman, taman Rendo tempat bersamadi, Gedung Imakulata dan Makam Ibu Amsi, mertua Bung Karno.

Tahap awal, menurut dia, dua lokasi yang diprioritaskan untuk direnovasi yakni rumah bekas tempat tinggal Bung Karno dan taman tempat bersemedi berupa pohon sukun yang berlokasi dekat Lapangan Pancasila sekarang ini. “Dua situs ini yang akan diresmikan wapres Boediono,” katanya ketika memberikan keterangan pers kepada wartawan, Selasa, 28 Mei 2013.

Baca Juga :  Dihantam Gelombang, KMP Willis Kembali ke Kupang

Situs ketiga yang akan direnovasi, menurut dia, adalah Gedung Imakulata. Ini merupakan tempat Soekarno dan warga Ende melakukan pementasan drama teater atau tonil. Selama diasingkan empat tahun, Soekarno menyalurkan bakat seninya dengan menyusun naskah drama sambil mengobarkan semangat perjuangan.

Grup tonil yang terdiri dari sejumlah pengikutnya diberi nama Klub Kelimutu, nama sebuah danau triwarna di wilayah Kabupaten Ende. Gedung ini, katanya, juga bagian dari rencana renovasi pemerintah.

Bangunan pementasan sandiwara ini terletak di Jalan Kathedral, sekitar satu kilo meter dari pusat kota Ende. Gedung ini milik misionaris yang kemudian jadi sahabat dan pengikut Soekarno.

“Situs terakhir yang menurut rencanan juga akan dipugar adalah makam ibu mertua Soekarno yaitu Amsi. Orang tua Inggit Garnasih itu meninggal di Ende. Makam berada di kompleks pemakaman para pejuang, sekitar 1,5 km dari pusat kota,” paparnya. (Ado)

Komentar ANDA?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]