Home / Pendidikan / SMAN 3 Amarasi Timur Roboh, Wagub Bantu Rp10 Juta

SMAN 3 Amarasi Timur Roboh, Wagub Bantu Rp10 Juta

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

Wagub saat serahkan bantuan kepada Kepsek SMAN 3 Amarasi Timur

NTTTERKINI.COM, Kupang – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Yoseph Nai Soi menyempatkan diri mengunjungi SMAN 3 Amarasi Timur, Kabupaten Kupang yang roboh akibat diterjang puting beliung, sehingga puluhan siswanya harus belajar di bawah pohon.

Dalam kunjungan itu, Wagub sempat menyerahkan bantuan secara pribadi kepada kepala sekolah agar bisa membangun kembali sekolah itu, walaupun hanya sederhana.

“Bantuan ini mungkin tidak seberapa, tapi mudah-mudahan membantu pembangunan gedung sementara. Bantuan ini semata, karena saya adalah seorang guru serta cinta akan sekolah dan pendidikan,” kata Yoseph. 
 

Wagub Nae Soi menjelaskan, sekolah-sekolah dengan kondisi sarana dan prasarana terbatas menjadi salah satu perhatian dirinya bersama Gubernur Viktor Laiskodat.

Baca Juga :  Sumba Timur Siswa Terbanyak Tidak Lulus UN SMP

“Saya sudah minta kepada Kadis Pendidikan untuk mendata SMA/SMK serta SLB yang kondisinya sangat memprihatinkan,” katanya.

Kadis Pendidikan NTT, Johanna Lisapaly berjanji akan mendata keadaan sarana dan prasarana sekolah yang jadi kewenangan pemerintah provinsi.

“Kami tentu optimis dengan komitmen kuat dari Gubernur dan Wakil Gubernur baru. Kami akan mendapatkan bantuan pusat yang lebih banyak untuk memperbaiki sarana dan prasana sekolah-sekolah di NTT, ” kata Johanna.

Sementara itu,  Kepala Sekolah SMAN 3 Amarasi Timur, Dina A.  Sakbana menguatakan sekolah tersebut didirikan pada 2012. Kondisi bangunannya sejak pertama berdiri sangat sederhana, karena terbuat dari alang-alang dengan dinding bebak.

“Hanya punya satu gedung permanen untuk ruangan kantor, hasil sumbangan dari Kementerian Pendidikan pada 2015,” katanya.

Baca Juga :  Siswa SD Gagal Jantung Butuh Biaya Operasi

Dina juga menjelaskan keadaan siswa dan guru yang mengajar di sekolah tersebut.  Ada 78 siswa yang sedang menempuh pendidikan. Mereka diasuh oleh 11 orang guru, dengan perincian tiga guru PNS dan 8 guru honorer.

“Kami sudah sepakat dengan Kepala Desa, warga, komite serta orang tua murid untuk membangun kembali gedung kelas sederhana secara gotong royong selama satu minggu ke depan,” katanya.

Sekolah SMAN 3 Amarasi Barat roboh akibat diterjang puting beliung pada Minggu, 9 September 2018. Akibatbya, puluhan siswa sekolah tersebut harus belajar di bawah pohon. (*/Ado)

Share Button

Komentar ANDA?

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]