Home / Ekbis / SMF Salurkan Rp32,67 Trilliun ke Penyalur KPR

SMF Salurkan Rp32,67 Trilliun ke Penyalur KPR

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]
Penandatangan kerjasama SMF dengan tiga BPD

Penandatangan kerjasama SMF dengan tiga BPD

NTTTERKINI.COM, Makassar – PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) (SMF) melalui kegiatan sekuritisasi dan pembiayaan, sejak awal berdirinya telah mengalirkan dana dari pasar modal ke Penyalur KPR sampai dengan 31 Oktober 2017 kumulatif mencapai Rp32,67 triliun.

Total dana itu, terdiri dari sekuritisasi sebesar Rp8,15 triliun dan penyaluran pinjaman sebesar Rp24,51 triliun. SMF juga telah melaksanakan 11 kali sekuritisasi dengan nilai Rp8,15 triliun, dan penerbitan surat utang sebanyak 29 kali dengan total Rp19,22 triliun. 
 
Demikian dikatakan Direktur Utama SMF, Ananta Wiyogo saat acara penandatangan kerjasama refinancing Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan tiga Bank Pembangunan Daerah (BPD), yakni BPD Bali, Bank Sumut, dan Bank Sumsel Babel, pada Selasa, 21 November 2017 di Makassar.
Dalam tiga kerjasama tersebut SMF mengalirkan pembiayaan ke sektor perumahan senilai Rp156 miliar kepada Bank Sumatera utara, Rp 150 miliar kepada Bank Sumsel Babel, dan Rp32 miliar kepada BPD Bali.
menjelaskan penandatangan ini merupakan komitmen SMF dalam mendukung Program Satu Juta Rumah, melalui penyaluran pinjaman untuk perluasan jangkauan pembiayaan rumah di seluruh Indonesia.
“SMF telah menunjukkan langkah sigapnya  merespon meningkatnya demand akan kebutuhan rumah yang layak huni, serta dukungannya terhadap Program Satu Juta Rumah yang memerlukan dana  yang besar,” katanya.
Kerjasama ini merupakan bagian dari rangkaian acara Gathering BPD yang diselenggarakan oleh SMF, bekerjasama dengan dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kementerian PUPR, Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda), dan Asosiasi Pemerintahan Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI).
Ananta mengatakan bahwa peran Bank Pembangunan Daerah sangat sentral dalam meningkatkan perekonomian Daerah  yang secara simultan akan mendukung pertumbuhan Ekonomi Nasional.
Untuk itu guna meningkatkan kemampuan masyarakat dalam memiliki rumah dan mensukseskan Program Sejuta rumah, diperlukan fasilitas KPR yang terjangkau dan mudah diakses.
Tingginya kebutuhan akan perumahan merupakan pangsa pasar yang besar bagi BPD, khususnya dalam memfasilitasi masyarakat yang membutuhkan hunian yang layak, utamanya bagi Masyarakat  Berpenghasilan Rendah (MBR).
Bank Pembangunan Daerah dapat mengoptimalkan potensi pembiayaan dalam wilayah kerjanya masing-masing. Dalam hal tersebut, SMF akan terus memberikan dukungannya melalui program peningkatan kapasitas penyaluran KPR untuk mendorong BPD yang belum menjalankan bisnis KPR dan atau masih tergolong rendah dalam menyalurkan KPR.
“Kami optimis dengan adanya sinergi yang kuat diantara, Program Sejuta Rumah Pemerintah dapat tercapai dan memberikan kontribusi luar biasa bagi perekonomian Indonesia,”ungkap Ananta.
Dengan demikian, diharapkan melalui Program Pembiayaan SMF dapat meningkatkan volume penerbitan KPR, terutama untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). (Ado)
Share Button
Baca Juga :  PLTU Meledak, PLN Berlakukan Pemadaman Bergilir

Komentar ANDA?

Tags : #

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]