Home / Kesehatan / Tak Dilayani Dokter RSUD Johanes, Raldi Meninggal

Tak Dilayani Dokter RSUD Johanes, Raldi Meninggal

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]
RSUD Prof DR W.Z Johannes Kupang

RSUD Prof DR W.Z Johannes Kupang

NTTTERKINI.COM, Kupang – Raldi Banamtuan, 1 tahun, warga Oebesa, Kecamatan Soe, Kabupaten Timur Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT) yang tidak mendapat pelayanan rutin dari dokter (Visite) RSUD Johanes Kupang, meninggal dunai, Minggu, 3 Maret 2013.

Raldi meninggal sekitar pukul 10.00 Wita, karena menderita sakit gangguan saluran kecing. Raldi merupakan pasien rujukan dari RSUD So’e. “Korban meninggal, karena tidak ada pemeriksaan rutin dari dokter yang menanganinya,” kata Yunus Banamtuan, orang tua Raldi.

Menurut dia, Raldi dirawat di RSUD Kupang sejak Senin, 25 Februari 2013, dan menjalani operasi saluran kecing pada Selasa, 26 Februari 2013. Namun, setelah operasi itu, korban tidak pernah diperiksa oleh dokter yang menanganinya yakni dr Widy.

Baca Juga :  DPT Pilkada Gubernur NTT 3 Juta Lebih

Sesuai informasi yang diterima keluarga, dr Widy sedang berada di luar kota. “Sampai meninggal pun, dokter Widy tak kunjung kelihatan muncul,” katanya.

Sementara itu, dr Widy membantah tuduhan keluarga bahwa korban meninggal, karena tidak dilakukan pemeriksaan rutin. Karena pasca operasi dokter selalu melakukan pemeriksaan rutin. “Tidak benar, kalau korban meninggal, karena tidak adanya pemeriksaan rutin,” katanya.

Menurut dia, sesuai surat rujukan, korban mengalami sakit Ruptur Uretra (Robek pada saluran kencing), karena ketika dirawat di RSU Soe, korban mencabut kateter yang di pasang pihak rumah sakit.

Karena itu, dokter membuat saluran kecing sementara, karena korban tidak bisa buang air kecil. Sebenarnya, korban mengalami tumor ganas yang telah menyebar ke hati. “Kami sudah jelaskan ke keluarga bahwa korban menderita tumor ganas,” katanya.

Baca Juga :  30 Persen Pasien RSUD Kupang Penderita Diare

Jadi, sebenarnya, Raldi meninggal, karena tumor ganas, bukan karena penyakit saluran kecing yang dideritanya. “Kami tahu itu, setelah melakukan operasi terhadap korban,” katanya. (Dem)

Komentar ANDA?

Tags : #

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]