Telah Dibekukan Pemerintah, HTI Masih Beroperasi di NTT

0
1833
Ajhar Joe
Ajhar Jowe

NTTTERKINI.COM, Kupang – Pergerakan Organisasi Terlarang Hizbuh Tahrir Indonesia (HTI) yang aktif beroperasi di Kota Kupang dan Wilayah Nusa Tenggara Timur akhir-akhir ini terus mendapat reaksi dari Publik NTT. Ormas yang tidak diakui oleh Negera ternyata masih beraktivitas layaknya kegiatan seperti OKP lainnya.

Berdasarkan data dan evaluasi Gerakan Pemuda (GP) Ansor NTT selama 2019 sejak organisasi itu secara sah dibekukan oleh pemerintah, tercatat HTI masih beroperasi sebanyak 4 kali selama tahun 2019.

“Kami memiliki data kegiatan-kegiatan HTI di Kota Kupang, sebab dalam kegiatan tersebut GP Ansor dan Banser terus melakukan koordinasi bersama Badan Intelejen (BIN) Daerah dan Polda NTT,” kata Ketua Wilayah GP Ansor NTT, Ajhar Jowe kepada wartawan, Jumat, 1 November 2019.

Menurut Ajhar, kegitan terakhir HTI di komplek Tuak Daun Merah (TDM) dan mendapat upaya reaksi yang luar biasa dari semua pihak termasuk berbagai isu-isu yang tersebar di semua grup media sosial, serta menjadi bahan diskusi  kelompok-kelompok pemerhati NTT khususya kaum muda yang menilai gerakan masif HTI di NTT menjadi ancaman besar akan tubuh berkembang menjadi besar.

Dikatakan Ajhar, untuk menjaga situasional dan kondisi NTT jangan menjadi lahan isu untuk gerakan organisasi terlarang tersebut, maka pihaknya meminta Badan Intelejen Daerah, dan Polda NTT harus mendeteksi dan menyikapi secara serius hal tersebut. Sebab, jika tidak dan dibiarkan terus menerus yang akan menjadi dampak adalah rasa kecemasan masyarakat terhadap organisasi tersebut.

“Jangan sampai tidak ditangani secara serius maka akan menjadi momok yang kurang baik terhadap polisi maupun badan Intelejen,” ujarnya. (*/Ado)

Komentar ANDA?