Tidak Kantongi Ijin, Pemkot Kupang Tutup Enam Alfamart

0
4641

Wawali saat memantau Alfamart di Kupang

NTTTERKINI.COM, Kupang – Pemerintah Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) menutup enam cabang toko Alfamart, dari 13 toko yang ada, karena dinilai tak miliki ijin  usaha.
“Kami tidak melarang usaha apapun, namun kalau dari pengusaha tidak ada itikad baik, pemerintah tidak akan mentolerir, jika ada kesulitan pengurusan ijin yang menghambat silahkan laporkan,” kata Wakil Wali Kota Kupang, Herman Man saat meninjau penutupan toko Alfamart, Senin, 20 Januari 2020.
Enam cabang toko Alfamart yang ditutup, yakni Alfamart Oebufu, AmOesapa, Pasir Panjang,Tompello,  Oepura, dan Alfamart Nunhila.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perijinan Terpadu Satu Pintu Kota Kupang, Frangky Amalo mengatakan, enam toko tersebut belum memiliki ijin resmi beroperasi dan telah diberi teguran secara tertulis sejak 12 Januari 2020.
Alfamart belum mengantongi tiga jenis ijin yakni ijin usaha kategori toko modern, surat ijin tempat usaha dan ijin lingkungan. “Kami mengambil tindakan tegas menutup, karena ke enam toko ini belum memiliki ijin. Kami sesalkan belum berijin, tapi beroperasi,” kata Frangky Amalo.
Penanggung Jawab Alfamart Kupang, Steven akui ada tindakan penutupan enam toko tersebut, karena belum mengantongi ijin usaha resmi dari dinas terkait setelah ada teguran dalam bentuk tertulis bahwa semua cabang yang belum berijin wajib ditutup.
“Mohon maaf, saya belum tahu tindakan apa terkait penutupan ini. Saya diperintahkan menunggu dan mengikuti aturan yang ada, karena semua proses dari Alfamart pusat telah berkoordinasi dengan pemerintah kota,” kata Steven.
Enam cabang Alfamart yang ditutup wajib mengajukan permohonan ijin ulang agar dikaji kembali dan akan dinilai dari sisi lokasi atautempat yang memenuhi syarat diantaranya tidak boleh dekat dengan pasar tradisional atau dekat dengan tempat Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) agar tidak mempengaruhi pertumbuhan keseimbangan pasar. (Lid)

Komentar ANDA?