Tiga Kelurahan di Kota Kupang Jadi Basis Stunting

0
455

Retnowati

NTTTERKINI.COM, Kupang – Tiga kelurahan yakni Belo, Kolhua dan Fatukoa di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT)  menjadi basis stunting atau masalah gizi kronis yang mengakibatkan gangguan pertumbuhan anak menjadi pendek dan sangat pendek.
“Data stunting terbanyak sebarannya berada di tiga keurahan yakni Belo, Kolhua dan Fatukoa,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, Retnowati, Senin, 24 Februari 2020.

Data Dinkes Kota Kupang untuk kasus stunting tumbuh pendek sebanyak 17,60 persen atau 1.598 kasus dan sangat pendek sebesar12,26 persen atau jumlah penderita tumbuh sangat pendek sebanyak 2.294 kasus.
Penanganan kasus stunting di Kota Kupang, menurut dia, dengan menberikan paket gizi selama 90 hari. Sementara untuk pencegahan dilakukan secara dini bagi remaja putri atau calon ibu tidak boleh Kekurangan Energi Kronis (KEK) dan imunisasi dan persiapan masa kehamilan dengan pemeriksaan rutin.
“Untuk pencegahan stunting, harus dilakukan persiapan secara dini bagi remaja putri aau calon ibu tidak boleh kekurangan ebergi kronis, ibu hamil juga ada persiapan selama masa kehamilan dengan pemeriksaan rutin,” tambah Retnowati.
Salah satu faktor stunting yakni faktor keturunan’ sehingga pencegahan stunting tumbuh kembang anak pendek dan sangat pendek perlu harus dilakukan secara awal bagi ibu hamil denganasupan makanan selama kehamilan, Air Susu Ibu (ASI) esklusif, imunisasi dan pemenuhan zat gizi berupa zink, zat besi serta protein melalui makanan dan buah. (Lid)

Komentar ANDA?