Home / Polkam / Tim Alpha Komitmen Perjuangkan Tenaga Honorer Jadi PNS

Tim Alpha Komitmen Perjuangkan Tenaga Honorer Jadi PNS

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

Tim Alpha saat berdialog dengan tenaga honor

NTTTERKINI.COM, Kupang –  Tim Alpha dan Komite Nusantara Aparatur Sipil Negara (KNASN) berkomitmen untuk memperjuangkan para tenaga honorer, kontrak, pegawai tidak tetap (PTT), dan pegawai tetap non PNS untuk diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Ketua Nasional Tim Alpha yang juga pembina KNASN, Rieke Diah Pitaloka sampaikan ini pada acara pelantikan dan ikrar Tim Alpha serta Konsolidasi Akbar dan pelantikan pengurus KNASN DPW NTT di Kupang, Selasa, 6 November 2018.

Rieke Pitaloka mengatakan, memperjuangkan nasib tenaga honorer, kontrak, PTT dan pegawai tetap non PNS bukan asal janji, tapi menjadi komitmen perjuangan. Mengingat tim Alpha ini digagas oleh PDI Perjuangan (PDIP), maka langkah pertama yang diambil adalah menginstruksikan secara resmi kepada semua fraksi PDIP, baik provinsi maupun kabupaten/kota di NTT untuk memperjuangkan status kerja dan jaminan sosial bagi para honorer, kontrak, PTT dan pegawai tetap non PNS.

Baca Juga :  Penetapan DPT Pilgub NTT Ditunda

“Kami berkomitmen untuk secara bertahap memperjuangkan nasib para honorer, kontrak, PTT dan pegawai tetap non PNS untuk diangkat menjadi PNS,” kata Rieke Pitaloka.

Anggota DPR RI dari Fraksi PDIP ini menyatakan UU 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) sangat tidak berkeadilan dan tidak berpihak kepada para honorer, kontrak, PTT dan pegawai tetap non PNS. Karena itu sedang diperjuangkan untuk dilakukan revisi terhada UU dimaksud, terutama pada pasal 131 (a). Perjuangan ini sudah ada titik terang karena sudah masuk dalam program legislasi nasional (Prolegnas) DPR RI.

“Kami berharap dalam waktu yang tidak terlalu lama, revisi UU itu segera dibahas dan ditetapkan sehingga aspirasi para honorer, kontrak, PTT dan pegawai tetap non PNS untuk diangkat menjadi PNS bisa segera direalisasi,” ungkap Rieke.

Ketua Umum KNASN, Mariana menyatakan UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN sangat tidak berkeadilan bagi para honorer, kontrak, PTT, dan pegawai tetap non PNS. Langkah tepat yang harus diambil adalah melakukan revisi terhadap UU tersebut, terutama pada pasal 131 (huruf a). Prinsipnya harus diangkat menjadi PNS, bukan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) sebagaimana yang diwacanakan selama ini.

Baca Juga :  Empat OPD Pilot Project Standar Manajemen Mutu

“Dalam revisi itu, kami menolak pengangkatan melalui testing tapi diangkat menjadi PNS secara langsung hanya dengan verifikasi dan validasi data,” tandas Mariana.

Ketua Alpha NTT, Johanes Mase mengatakan, selama ini perjuangan para honorer, kontrak, PTT dan pegawai pemerintah non PNS untuk diangkat menjadi PNS dilakukan secara sendiri- sendiri. Kini semua perjuangan itu telah bergabung dalam Tim Alpha.

“Para peserta yang hadir pada kesempatan ini sangat menaruh harapan untuk diangkat menjadi PNS, karena yang diperjuangkan ini bukan saja untuk pribadi mereka, tapi untuk kepentingan dan kesejahteraan keluarga. Bila dibutuhkan, Tim Alpha NTT akan ke Jakarta untuk berjuang di tingkat nasional,” paparnya. (*/Ado)

Share Button

Komentar ANDA?

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]