Home / Sosbud / Toko NAM Pecat 11 Karyawan Tanpa Pesangon

Toko NAM Pecat 11 Karyawan Tanpa Pesangon

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]
Karyawan toko Nam

Karyawan toko Nam

NTTTERKINI.COM, Kupang – Toko NAM Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) memecat 11 karyawannya divisi sampoerna tanpa pesangon, dengan tuduhan mencuri rokok di toko tersebut. Kasus ini dilaporkan karyawan toko NAM ke Dinas Nakertrans.

“Kami sudah laporkan kasus pemecatan ini ke Nakertrans untuk menyelesaikan persoalan ini,” kata Erwin Ahmad, salah satu pekerja yang dipecat dari Toko NAM, Senin, 12 Mei 2014.

Menurut dia, pemilik toko NAM menuduh mereka mencuri rokok dengan total nilai mencapai Rp 40 juta. Atas desakan itu, mereka pun diminta untuk mengganti biaya yang dituduhkan kepada mereka. “Kami sudah ganti. Kami patungan mulai dari Rp 3-10 juta, tapi kami tetap di pecat tanpa pesangon,” katanya.

Baca Juga :  Rumah Terbakar, Mahasiswa di Kupang Tewas

Mereka membantah mencuri rokok yang nilainya mencapai Rp 40 juta. “Nilainya tidak sampai begitu besar, dan semuanya sudah kami kembalikan. Kami tidak mencuri, hanya salah mengelola saja,” katanya.

Dia mengaku diberhentikan oleh pemilik toko NAM pada 3 Mei 2014 lalu. Awalnya, hanya di pecat empat karyawan, namun dalam perjalanan lima karyawan juga ikut di pecat. Dia menjelaskan, selama bekerja di toko NAM para karyawan tidak diberikan jaminan sosial tenaga kerja (Jamsostek) dan tunjangan hari tua. “Kami tidak tahu bekerja untuk toko Nam atau sampoerna tidak jelas. Padahal sebelum masuk, kami dijanjikan diberikan jamsostek,” katanya.

Mereka yang diberhentikan rata-rata adalah karyawan di bidang sales. Sebagai sales seharusnya mereka mendapat pesangon kuartal per triwulan, namun tidak dibayarkan oleh pemilik toko NAM. “Semua hak-hak kami sebagai pekerja tidak pernah dibayarkan,” katanya.

Baca Juga :  Tak Milik Lahan, Pemkot Sulit Bangun Kantor Arsip

Owner toko Nam, Erwin Antonius mengaku memecat 11 karyawannya karena mencuri. Mereka mencuri rokok yang nilainya mencapai Rp 40 juta. “Apa salah, saya memecat pencuri,” katanya. (Ado)

Komentar ANDA?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]