Home / Sosbud / Tujuh Kelurahan di Kota Kupang Basis Perdagangan Orang

Tujuh Kelurahan di Kota Kupang Basis Perdagangan Orang

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

 

 

Rakor TPPO Kota Kupang

NTTTERKINI.COM, Kupang – Tujuh kelurahan di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) diduga menjadi wilayah basis penyumbang Tenaga Kerja Ilegal (TKI) dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) ke luar negeri.

“Daerah luar melihat Kota Kupang sebagai sumber perdagangan orang, meski kebanyakan yang di kirim bukan warga Kota Kupang. Faktanya warga transit yang menggunakan dokumen dari kelurahan,” kata Wakil Wali Kota Kupang, Herman Man saat membuka rakor gugus tugas Tindak Pidana Perdagangan Orang, Jumat, 16 November 2018.

Tujuh kelurahan tersebut yakni Fatululi, Oebufu, Oebobo, Oetete, Liliba, Kayu putih dan kelurahan Tuak Daun Merah (TDM).

Berdasarkan data Balai Pelayanan, Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) 2017, mencatat  537 orang menjadi korban perdagangan orang yang di kirim ke luar negeri dengan dokumen yang menyatakan berasal dari Kota Kupang.

Baca Juga :  BPOM Kupang Temukan Ribuan Makanan Mengandung Pengawet

Sekretaris Dinas Pemberdayaan dan Perlindungan Anak Kota Kupang, Fransisca Johana mengatakan upaya preventif pemerintah mencegah dan menangulanggi perdagangan orang dengan membentuk Community Watch (CW) yang berfungsi mengawasi, mengamati dan melihat praktek yang masuk kategori tindak dan perbuatan perdagangan orang dengan memberdayakan warga di tiap kelurahan.

“Kami rencanakan semua kelurahan akan ada community watch yang ikut membantu mengawasi di kelurahan masing-masing, namun sementara tujuh kelurahan ini jadi langkah awal,” kata Johana.

Community Watch, merupakan program yang melibatkan warga setempat pada kelurahan yang ada, dan di beri pelatihan serta pemahaman agar dapat menjalankan tugas mengamati kondisi dan situasi yang dapat dikategorikan sebagai perilaku atau perbuatan tindak perdagangan orang. (Lid)

Share Button
Baca Juga :  BKH: Saya Tak Terganggu Dengan Pemeriksaan KPK

Komentar ANDA?

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]