Home / Ekbis / Tujuh Wilayah di NTT Berpotensi Alami Kekeringan

Tujuh Wilayah di NTT Berpotensi Alami Kekeringan

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

Sosialisasi Kemendag di Kupang

NTTTERKINI.COM, Kupang – Staf Ahli bidang Hubungan International Kementrian Perdagangan RI, Dody Edward mengatakan hasil pantauan satelit, terdapat tujuh wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang diprediksi akan mengalami masa paceklik atau kekeringan.

“Pada tahun ini, berdasarkan pantauan satelit, ada tujuh wilayah di NTT masuk dalam prediksi mengalami kekeringan yang dipengaruhi cuaca ekstrim,” kata Dody Edward, Jumat, 30 November 2018 saat berkunjung ke Kupang.

Hasil pantauan satelit, menurut dia, diperkirakan kondisi kekeringan berkepanjangan dipengaruhi cuaca ekstrim akan terjadi 39,3 persen wilayah Indonesia di antaranya Jawa, Bali, Lampung dan NTT. Tujuh wilayah di NTT yang berdampak diantaranya kecamatan Melolo, Mamboro, Katalahamu, dan kecamatan Haharu.

Baca Juga :  Merpati Hentikan Penerbangan ke Turelelo

“Dengan adanya perkiraan ini, maka kita perlu intensif mengantisipasi dan sikapi sebelum paceklik. Kita bisa mensuplai kebutuhan pokok, sehingga pasokan tersedia,” tambah Dody.

Upaya antisipasi dini dengan koordinasi akan melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta memetakan sentra produksi yang surplus agar dapat membantu wilayah-wilayah yang di perkirakan berdampak akan
mengalami kekeringan. (Lid)

Share Button

Komentar ANDA?

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]