Home / Polkam / Tunas Gugat KPU NTT ke MK

Tunas Gugat KPU NTT ke MK

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]
Pleno rekapitulasi KPU NTT. (by Jhon Seo)

Pleno rekapitulasi KPU NTT. (by Jhon Seo)

NTTTERKINI.COM, Kupang – Pasangan calon gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) asal Partai Golkar Ibrahim Agustinus Medah- Melki Laka Lena (Tunas) akan menggugat Komisi Pemiluhan Umum (KPU) NTT ke Mahkamah Konstitusi.

“Kami akan menggugat KPU NTT ke Mahkamah Konstitusi,” kata wakil ketua pemenangan pasangan Tunas, Anwar Pua Geno usai rapat pleno rekapitulasi hasil Pilkada NTT, Rabu, 27 Maret 2013 malam.

Menurut dia, pasangan Tunas belum menerima hasil rekapitulasi dalam pleno yang digelar KPU NTT, dengan tidak menandatangani berita acara rekapitulasi itu. Karena ada beberapa indikasi atau masalah dengan dalam pilgub NTT yang belum terselesaikan.

Baca Juga :  Perolehan Suara Pilgub NTT Putaran Dua

Permasalahan itu, katanya, secara langsung atau tidak sangat berpengaruh pada suara pasangan Tunas. Apalagi, perebedaan suara sangat tipis antara Tunas dan Esthon- Paul. “Pasangan Tunas akan terus perjuangan ini ke MK. Hari ini pleno telah menetapkan, namun ada langkah hukum lanjutan,” katanya.

Saksi pasangan Tunas, Nixon Mesakh mengatakan, temuan dari pasangan Tunas saat pencoblosan lalu, belum diselesaikan, sehingga butuh penyelesaian lebih lanjut. Permasalah itu terjadi di tiga kabupaten yakni Timor Tengah Selatan (TTS), dimana bukti berita acara perolehan suara berupa C1 kwk, banyak yang tidak diberikan kepada saksi Tunas.¬†Akibatnya, pasangan Tunas tidak bisa menghitung secara cermat suara sah pasangan itu. “Masalah ini juga dikeluhkan pasangan Frenly,” katanya.

Baca Juga :  1.280 Siswa di NTT Tidak Lulus UN

Di Lembata, lanjutnyua, ada tiga poin keberatan yang belum diselesaikan. Sedangkan di Sikka, masalah terdapat di tiga kecamatan yakni Nita, Doreng, dan Tanawawo, dimana saksi pasangan Tunas tidak diberikan undangan, saat perhitungan suara di tingkat kecamatan atau PPK. “Kami sudah masukan mandat, namun tidak diundang,” katanya.

Saksi pasangan Tunas dalam pleno rekapitulasi menolak menandatangi berita acara pleno rekapitulasi perolehan suara Pilgub NTT. Sedangkan, pasangan saksi pasangan Frenly memberikan catatan keberatan. (Ado)

Komentar ANDA?

Tags : #

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]