UMP NTT Tahun 2020 Ditetapkan Rp1,950 Juta

0
468
Sisilia Sona
Sisilia Sona

NTTTERKINI.COM, Kupang – Pemerintah provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) telah menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) sebesar Rp1.950.000 terhitung sejak Januari 2020.

“Upah Minimum Provinsi terhitung Januari tahun 2020 sebesar Rp. 1.950.000,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) NTT, Sisilia Sona, Selasa, 19 November 2019.

UMP NTT tahun 2020, menurut dia, mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya yakni sebesar Rp1.795.000 atau naik sekitar 6,80 persen.

Dengan ditetapkan UMP, dia berharap perusahaan-perusahaan yang mempekerjakan pekerja di Provinsi NTT harus membayar sesuai angka yang ditetapkan.

“Kami sudah berdialog dengan Apindo dan asosiasi serikat pekerja buruh. Kita sepakat bahwa upah yang telah ditetapkan itu harus dilaksanakan,” katanya.

Dia mengatakan jika ada perusahaan yang tidak membayar karyawannya sesuai UMP, maka pihaknya akan melakukan evaluasi dan ada sejumlah sanksi yang akan dikeluarka. “Akan ada sanski, jika memang tidak dilaksanakan untuk para pekerja yang dilakukan oleh pengusaha,” tegasnya.

Dia mengaku pihaknya akan melakukan monitoring dan pengawasan terhadap perusahaan yang mempekerjakan karyawan serta menyuratinya agar menbayar upah sesuai UMP.

“Jika ada yang belum, maka kita akan berikan rekomendasi untuk ditindaklanjuti. Ada sebagian yang tindaklanjuti. Memang sebagian bayarnya pas. Ini upah kan paling minimum,” tambahnya.

Dia juga berharap para pekerja ketika bekerja harus tahu hak dan kewajibannya. “Jangan sampai dia tidak tau haknya, hanya tau kewajibannya. Juga sebaliknya, sebagai pekerja harus tahu kewajibannya,” ungkapnya.

Ia meminta pengusaha harus menjelaskan sebelum pekerja bekerja, sehingga ketika ada perselisihan dikemudian hari bisa diselesaikan secara dialog diantara mereka. “Tidak perlu bawa ke kami di Nakertrans. Melalui mediasi dan lain sebagainya,” tutup Sisilia. (*/Ado)

Komentar ANDA?