Home / Pendidikan / Universitas PGRI Asuransikan Mahasiswanya

Universitas PGRI Asuransikan Mahasiswanya

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]
Samuel Haning

Samuel Haning

NTTTERKINI.COM, Kupang – Sebanyak 11.240 mahasiswa Universitas PGRI Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) diproteksi pihak universitas dengan asuransi kesehatan, yang berlaku hingga mahasiswa menamatkan kuliahnya di perguruan tinggi tersebut.

“Asuransi kesehatan itu bagian dari pelayanan yang diberikan universitas kepada mahasiswa, sejak resmi diterima,” kata Rektor Univeristas PGRI Kupang, Samuel Haning kepada wartawan di Kupang, Senin, 13 Mei 2013.

Universitas PGRI, menurut dia, merupakan universitas pertama di Indonesia yang memberikan asuransi bagi mahasiswanya, dengan tidak dipungut biaya dari mahasiswa. Karena universitas telah menganggarkan anggaran sebesar Rp 150-200 juta untuk asuransi kesehatan 11.240 mahasiswanya. “Tidak ada pungutan biaya untuk asuransi ini,” katanya.

Baca Juga :  Kepala BKP2 NTT Tak Punya Data Kekeringan

Mahasiswa yang diberikan asuransi, jika menderita sakit dan harus mendapat perawatan intensif di rumah sakit, atau mengalami kecelakaan yang menyebabkan kematian. “Seluruh biaya rumah sakit atau biaya kematian dari mahasiswa, semuanya dibiayai oleh universitas,” katanya.

Ide awal pemberian asuransi kesehatan itu, katanya,
bermula dari peristiwa kematian salah seorang mahasiswa universitas tersebut. Orang tua mahasiswa yang malang itu, berkeinginan jenazah anaknya dibawa pulang ke Sumba, namun tidak ada biaya. “Tergerak rasa kemanusiaan, pihak universitas bersedia membiayai pengiriman jenazah dari Kupang ke Sumba,” katanya.

Mulai dari itu, katanya, Universitas PGRI Kupang telah membantu memulangkan enam mahasiswa yang meninggal ke kampung halamannya. Sedangkan jumlah mahasiswa yang sakit dan dibantu biaya perawatannya sudah sekitar 25 orang.

Baca Juga :  Besok, Pimpinan DPRD Kota Kupang Dilantik

Lince, salah seorang mahasiswa Universitas PGRI yang ditemui terpisah merasa senang, karena ada asuransi kesehatan bagi mahasiswa di unievrsitas tersebut. Kebijakan ini mungkin untuk pertama kalinya di Inodnesia. Dimana, jika ada mahasiswa yang sakit dan dirawat di rumah sakit, biayanya ditanggung pihak universitas. “Kami merasa terbantu dengan kebijakan tersebut,” katanya. (Ado)

 

Komentar ANDA?

Tags : #

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]