Home / Hukrim / Unjuk Rasa, Anggota GMNI TTU Diserang Preman

Unjuk Rasa, Anggota GMNI TTU Diserang Preman

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]
Ilustrasi

Ilustrasi

NTTTERKINI.COM, Kupang – Aksi unjuk rasa yang digelar GMNI cabang Kefamenanu, Timor Tengah Utara (TTU), Kamis, 9 Januari 2014 di seputaran Kodim 1618 TTU berakhir bentrok, setelah sejumlah preman bubar paksa aksi tersebut. Akibatnya, seorang anggota GMNI menderita luka di pelipis mata.

Ketua GMNI Kefamenanu Bernadus Budi Bani mengatakan aksi unjuk rasa itu dilakukan di depan Markas Kodim 1618 TTU terkait berbagai persoalan kedaulatan negara yang terjadi di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) khususnya di daerah TTU yang berada di daerah perbatasan NKRI- Timor Leste. “Ada banyak tuntutan yang akan disampaikan,” kata Bernadus melalui siaran pers yang diterima media ini.

Baca Juga :  Siswa SMP Dicabuli Teman Baru

Awalnya aksi unjuk rasa ini di depan Kodim sebelumnya berjalan baik, namun belum beberapa lama berselang muncul sejumlah preman yang langsung menyerang para pendemo yang sedang berorasi. “Kami juga belum sempat menyerahkan aspirasi kami,” katanya.

Akibat penyerangan itu, katanya, Petrus Usboko mengalami luka parah di pelipis bagian kiri dan dilarikan ke rumah sakit umum Kefamenanu untuk mendapat pertolongan. Selain itu, ada beberapa korban penganiayaan dari kaum perempuan, seperti Sarinah, Maria Fatima Nahak, Febyana Abi, Yunita Seran. “Yunita ini ditendang oleh seorang guru di SMA Pelita Karya bernama Ruben Aunga,” katanya. GMNI Kefamenanu telah melaporkan Aksi penyerangan ini kepada Polres TTU. (Ado)

Baca Juga :  DPRD NTT Bentuk Tim Investigasi Dana Media

 

Komentar ANDA?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]