Home / Hukrim / Walfrida Soik Bebas dari Hukuman Mati

Walfrida Soik Bebas dari Hukuman Mati

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

Walfrida usai persidangan di pengadilan Malaysia

Walfrida usai persidangan di pengadilan Malaysia

NTTTERKINI.COM, Kupang – Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Kota Bharu, Kelantan, Malaysia akhirnya membebaskan tenaga kerja wanita (TKW) asal Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, Walfrida Soik dari jeratan hukuman mati, karena membunuh mantan majikannya. “Benar, Walfrida lolos bebas dari hukuman mati,” kata anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Sarah Lery Mboeik yang mendapat laporan dari pengadilan Malaysia, Senin, 7 April 2014.

Keputusan pembebasan Walfrida itu diambil saat sidang di Pengadilan Tinggi Kota Bharu, Malaysia hari ini. Menurut dia, ada beberapa alasan dari hakim sehingga Walfrida dibebaskan, diantaranya saat terjadi kasus pembunuhan itu, Walfrida belum dewasa atau dibawah umur. Alasan lainnya, Walfrida dinilai megalami gangguan jiwa ringan. “Tindakan pembunuhan itu, karena Walfrida mengalami gangguan kejiwaan dan faktor usia, sehingga dia dibebaskan,” katanya.

Baca Juga :  12 Ribu Relawan Siap Awasi Pilpres di NTT

Walaupun dinyatakan bebas, namun Walfrida harus mendapat pengampunan dari Sultan Malaysia. Karena itu, Walfrida masih harus menjalani perawatan di rumah sakit jiwa Tampoy Johor Bharu. “Perawatan itu atas permintaan hakim,” katanya.

Sementara itu paman walfrida Soik, Kornelis Ulu secara terpisah mengaku bersyukur dengan pembebasan Walfrida dari hukuam mati. Karena itu, dia berharap Sultan Malaysia segera memberikan pengampunan, sehingga Walfrida bisa kembali ke rumahnya di Desa Raturika, Kabupaten Belu. “Saya berterima kasih untuk keputusan ini, dan semua dukungan yang diberikan, tapi saya berharap Walfrida bisa segera dipulangkan ke Belu,” katanya. (Ado)

Komentar ANDA?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]