Home / Polkam / Wali Kota Bantah Ada Dibalik Insiden Wawali dan ASN

Wali Kota Bantah Ada Dibalik Insiden Wawali dan ASN

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]
Jefri Riwu Kore

Jefri Riwu Kore

NTTTERKINI.COM, Kupang –Wali Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jefri Riwu Kore mengaku tidak tahu menahu insiden antara Wakil Wali Kota Kupang Hermanus Man dengan sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) beberapa waktu lalu.

“Ini ulah orang yang tidak bertanggung jawab saja. Saya tidak ikut-ikut, kalau saya di balik itu, kenapa saya harus panggil dan hukum mereka. Sekda sudah tangani mereka,” tegas Jefri kepada wartawan, Rabu, 15 November 2017.
Namun, Jefri mengaku mendapat pesan singkat atau SMS (Short Mesage Service) dari para ASN sebelum melabrak Wawali di ruang kerjanya. “Mereka sampaikan ke saya hendak pergi menampar Wawali. Saya tanya kenapa?. Lalu pesan singkat itu, saya teruskan ke Wawali,” ujarnya.
Setelah itu, jelas Jefri, dirinya sempat menanyakan ke Wawali terkait persoalan apa, sehingga ASN hendak menampar Wawali. Namun katanya ulah orang- orang yang tidak bertanggung jawab.
Buntut masalah itu, DPRD Kota Kupang hendak menggelar rapat dengar pendapat terkait masalah itu. Namun, batal digelar, karena ketidakhadiran Wali Kota Kupang.
“Tunjukan dulu kami tatibnya. Saya juga belum tahu tatibnya harus begitu, jika memang harus  didatangi sesuai aturan, kami akan datang,” tegasnya.
Masalah ini sebenarnya tidak ada hubungan dengan Wali Kota. “Kalau saya ditanya dewan, saya bilang tidak tahu saja. Karena tidak ada hubungannya dengan saya,” tegasnya.
Sebelumnya. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Fraksi Demokrat Kota Kupang, Herry Kadja Dahi mengungkapkan sejak beredarnya video insiden antara Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Wakil Wali Kota, Herman Man, masyarakat berasumsi Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore berada di balik insiden tersebut. (Lid)

Komentar ANDA?

Baca Juga :  Nasdem Diduga Survey Balon Bupati "Siluman" di Flotim

Tags : #

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]