Home / Hukrim / Warga Korban Mafia Tanah Lakukan Aksi Protes

Warga Korban Mafia Tanah Lakukan Aksi Protes

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

Warga lakukan aksi protes ke PTUN Kupang

NTTTERKINI.COM, Kupang – Puluhan warga yang diduga menjadi korban mafia tanah di Kelurahan Kayu Putih Kecamatan Oebobo Kota Kupang, Nusa Tengggara Timur (NTT) melakukan aksi protes ke Pengadilan Tata
Usaha Negara (PTUN).

“Kami ingin kebenaran atas putusan pengadilan terkait kepemilikan tanah yang telah kami tempati selama ini. Tanah tersebut kami beli dari pemilik tanah, namun masuk dalam sengketa yang diklaim milik orang lain,” kata salah satu warga pemilik tanah, Oktovianus Kena, Senin, 29 Oktober 2018.

Menurut dia, lahan tanah seluas 13 ribu meter persegi tersebut telah di beli dan ditempati beberapa kepala keluarga dari pemilik tanah Sofia Tomboy, namun menjadi lahan sengketa, karena ada penerbitan sertifikat tanah yang sama atas nama Charly Yapola di lahan tersebut.

Baca Juga :  Kupang Jadi Pilot Project Kota Inovatif

Kepala Bagian Humas Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) NTT, Simson Seran mengatakan semua warga negara berhak melakukan upaya hukum, jika merasa dirugikan dalam proses pengadilan, karena tidak hanya melibatkan satu pihak, namun bersinggungan dengan pihak lain.

“Peristiwa hari ini mengingatkan kami untuk tetap pada jalur perundang-undangan, semua warga negara berhak melakukan hak hukum, sehingga mari kawal bersama proses hukum,” kata Simson.

Lahan tanah seluas 13 ribu meter tersebut menjadi sengketa sejak tahun 2017 hingga saat ini antara Sofia Tomboy yang tidak menerima hasil putusan sidang yang sebelumnya yang memenangkan Charly Yapola yang dinilai tidak sesuai dengan bukti faktual, perundang-undangan dan terkesan di rekayasa. (Lid)

Share Button
Baca Juga :  Kasus Proyek Jalan Negara, Kejari TTU Tahan Enam Tersangka

Komentar ANDA?

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]