Warga Kota Kupang Lapor Wali Kota ke Kejari

0
885
Jonas Salean
Jonas Salean
Jonas Salean

NTTTERKINI.COM, Kupang – Wali Kota Kupang, Jonas Salean dilaporkan warga kelurahan Pasir Panjang, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa, 13 Oktober 2015 dilaporkan ke Kejaksaan Negeri Kupang terkait proyek pembangunan tembok pengaman pantai senilai Rp 9 miliar.

“Kami menduga ada permainan dalam proyek bernilai Rp 9 miliar itu,” kata Frans Riwu, warga kota Kupang saat melaporkan Wali Kota Kupang ke Kejari Kupang.

Menurut dia, pembangunan tembok pengaman pantai itu telah mendapat penolakan dari warga setempat, namun Wali Kota tetap ngotot melanjutkan pembangunan tembok tersebut. “Kami datang mengadu, karena ngototnya Wali Kota membangun tembok pengaman itu,” tegasnya.

Dia mengatakan pembangunan tembok pengaman itu tidak melalui kajian secara baik dan benar. Seharusnya pembangunan itu dilakukan di wilayah RT 07, namun di pindahkan ke wilayah RT 03, tanpa sosialisasi kepada warga setempat.

Warga melihat pembangunan ini dipaksakan oleh pemerintah Kota Kupang. Ditambah lagi dengan pernyataan Wali Kota Kupang, Jonas Salean kalau proyek itu akan tetap dilakukan. “Kami melihat sangat dipaksakan,” ujarnya.

Secara ekologi, jelasnya, kehidupan nelayan di sepanjang pantai Pasir Panjang menjadi terganggu, karena sering digunakan nelayan untuk melabuhkan perahu-perahu, namun dengan dibangunnya tanggul itu maka secara otomatis lokasi itu akan punah dan berdampak pada kehidupan para nelayan.

Kepala seksi Datun Kejari Kupang, Anton Londa Kasi mengaku telah menerima pengaduan warga Pasir Panjang. Pihaknya akan memberikan tela’ah dan memperlajari berkas-berkas yang diberikan warga. “Kami akan mempelajarinya dan memberikan tela’ah untuk ditindaklanjuti,” katanya.

Wali Kota Kupang hingga berita ini diturunkan belum bisa dihubungi, karena berada di luar jangkuan. (Ado)

Komentar ANDA?