Home / Sosbud / Warga Perbatasan Indonesia-Timor Leste Terancam Konflik

Warga Perbatasan Indonesia-Timor Leste Terancam Konflik

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

Kamp Pengungsi Eks Timtim di Wilayah Perbatasan Indonesia-Timor Leste (foto/JS)

NTTTERKINI.COM, Kefa – Warga Desa Haumeni Ana, Kecamatan, Bikomi Nilulat, Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT) terancam bentrok dengan warga Pasabe, Distik Oeccuse, Timor Leste, terkait masalah perbatasan kedua negara.

Camat Bikomi Nilulat, Ludovikus Lake mengatakan, ancaman konflik itu, karena warga Pasabe, Distrik Oeccuse telah melanggar kesepakatan bersama pada 2011 lalu agar tidak melakukan aktivitas apa pun di zona netral, di Desa Sunkaen dan Nenaban di kecamatan itu. “Kesepakatan yang di buat sejak tahun 2011 lalu telah dilanggar oleh Timor Leste,” kata Ludovikus, Selasa, 29 Januari 2013.

Warga Pasabe, Timor Leste, menurut dia, telah melakukan aktivitas pertanian diatas lahan yang dijadikan zona netral antar kedua negara. Mereka menanam jagung dan umbi-umbian diatas lahan itu.

Baca Juga :  Ada Upaya Menjegal BKH di Pilgub NTT

Akibatnya, warga Haumeni Ana kesal dan mengancam akan membabat habis tanaman pertanian yang ditanam diatas lahan zona netral itu. “Jika pembabatan itu terjadi, maka konflik antarwarga tidak akan terhindarkan,” katanya.

Dia juga menyesalkan sikap warga Timor Leste yang melanggar kesepakatan yang telah ditandai dengan sumpah adat antar kedua belah pihak. “Kami sesalkan adanya aktivitas di zona itu. Warga juga kecewa, karena sudah ada sumpah adat,” katanya.

Bahkan, menurut dia, tua adat asal Desa Pasabe, Timor Leste yang melakukan sumpah adat telah meninggal beberapa waktu lalu, karena melanggar sumpah adat yang telah disepakati bersama. “Sumpah adat itu ditandai dengan pemotongan hewan yang harus diatati semua pihak,” katanya.

Baca Juga :  Frenly Unggul di TTU

Diketahui masih terdapat lima titik batas antar Indonesia-Timor Leste di Distrik Oecuse yang belum terselesaikan. Lima titik itu yakni Subina di Desa Inbate, Pistana di Desa Nainaban dan Desa Sunkaen, Tububanat di Desa Nilulat, Oben di Desa Tubu, dan Nefonunpo di Desa Haumeni Ana. (Ado)

Komentar ANDA?

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]