Home / Hukrim / Warga Sumba Barat Daya Tewas Ditebas Parang

Warga Sumba Barat Daya Tewas Ditebas Parang

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]
Ilustrasi

Ilustrasi

NTTTERKINI.COM, Kupang – Martinus Bulu Geli, staf balai pembibitan ikan karuni Dinas perikanan dan kelautan Sumba Barat Daya, Jumat, 4 April 2014 tewas setelah terkena tebasan parang. Tewasnya Martinus diduga tidak ada kaitannya dengan kisruh pemilu kepala daerah (Pilkada) di daerah itu.

“Benar, ada seorang warga yang tewas terkena tebasan parang, namun tidak ada kaitan dengan pilkada,” kata Penjabat Bupati Sumba Barat Daya, Tony Umbu Zaza yang dihubungi Tempo, Jumat, 4 April 2014.

Dia menduga tewasnya Martinus, karena masalah tanah dalam keluarga mereka, sehingga dirinya dibunuh. “Informasinya masalah tanah di antara keluarga mereka,” katanya. Karena, menurut dia, kasus ini masih dalam proses penyelidikan kepolisian Sumba Barat Daya.

Baca Juga :  Dira Tome Tunggu Tindaklanjut Putusan Praperadilan

Korban terkena sabetan parang dibagian dada sehingga mengalami luka yang cukup besar dengan panjang sekitar 15 centimeter (cm). Humas Polda NTT, Ajun Komisaris Besar Okto Riwu membenarkan tewasnya seorang warga di Sumba Barat Daya itu. “Sudah menjadi tradisi Warga Sumba Barat Daya menyelesaikan masalah dengan kekerasan hingga pembunuhan,” katanya.

Kapolres Sumba Barat Daya, Ajun Komisaris Besar Ishaq Said mengatakan, korban dibunuh saudara kandungnya sendiri terkait masalah penebangan pohon kayu jati. “Masalah pilkadanya sudah usai. Korban dibunuh saudarakandungnya,” katanya. (Ado)

 

Komentar ANDA?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]